Panduan Menyapih Bayi / Anak

April 7, 2008 pukul 4:26 am | Ditulis dalam Orang Tua dan Buah Hati | 21 Komentar
Tag:

Kadangkala menyapih menjadi salah satu drama yang menyedihkan antara ibu dan bayi/anak. Agar hal tersebut dapat dihindari diperlukan pengetahuan, tujuan serta cara menyapih yang baik dan bijaksana.serta penuh cinta.

KAPAN SAAT MENYAPIH

Menyapih adalah suatu proses berhentinya masa menyusui secara berangsur-angsur atau sekaligus. Ini adalah keputusan yang sangat tergantung dari masing-masing individu (bayi/anak dan ibu) yang juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal lain, misalnya kondisi keluarga dsb.

Al Qur`an sendiri berbicara tentang masalah menyusui ini:

PARA IBU HENDAKLAH MENYUSUKAN ANAK-ANAKNYA SELAMA DUA TAHUN PENUH, YAITU BAGI YANG INGIN MENYEMPURNAKAN PENYUSUAN. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma`ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seoran ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya. dan warispun berkewajiban demikian. APABILA KEDUANYA INGIN MENYAPIH ( SEBELUM 2TH) DENGAN KERELAAN KEDUANYA DAN PERMUSYAWARATAN, MAKA TIDAK ADA DOSA ATAS KEDUANYA. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan ” (QS 2: 233)

MACAM-MACAM PENYAPIHAN

1. Mutual weaning/natural weaning (tidak memaksa dan mengikuti tahapan perkembangan anak)

2. Baby-Ied weaning

3. mother led weaning (ibu yang menentukan kapan saat menyapih anaknya)
mother led weaning yang dibutuhkan adalah kesiapan mental ibu juga dukungan dari lingkungan, terutama ayah (suami) sebagai sosok yang dapat memberikan kenyamanan selain ibu dengan cara mengajak anak bermain.
Bila memang sudah mantap untuk menyapih, lakukanlah penyapihan dengan sabar dan tidak terburu-buru karena sikap ibu dalam menyapih anak berpengaruh pada kesiapan anak.

Beberapa alasan moter ied weaning antara lain:
– ibu hamil lagi
– alasan kesehatan lain atas saran dan anjuran dokter untuk menghentikan pemberian ASI.

MENGAPA SI KECIL PERLU DISAPIH?

penyapihan (sekitar usia 2 tahunan) dilakukan demi perkembangan psikologis maupun fisiknya, seperti:

- Mengembangkan pengenalan aneka ragam rasa dan tekstur makanan. Hal ini berpengaruh pada perkembangan intelektualitasnya karena daya ingatnya akan menyimpan informasi mengenai berbagai rasa dan tekstur makanan.

- Memperbanyak latihan mengunyah makanan padat agar gigi dan rahangnya berkembang optimal. Juga meminimalkan kemungkinkan makan diemut akibat malas mengunyah makanan padat.

- Anak dilatih untuk mandiri karena tidak lagi harus bergantung pada ASI setiap kali anak lapar atau haus.

- Anak belajar untuk bisa memercayai orang lain sehingga nantinya tidak kesulitan untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain.

- Anak membentuk konsep diri yang positif. Dengan penyapihan yang positif, anak akan merasa percaya diri.

PROSES MENYAPIH

1. PENYAPIHAN SEKETIKA

Proses penyapihan seketika umumnya dilakukan dalam keadaan terpaksa, misal ibu mendadak jatuh sakit atau harus pergi jauh sehingga tidak memungkinkan untuk menyusui anak. Apabila terjadi kasus penyapihan mendadak, maka yang harus dilakukan adalah:

- Mengomunikasikan situasi yang terjadi pada anak (terutama anak di atas satu tahun).

- Tunggulah anak sampai merasa haus atau lapar karena biasanya pada saat itu anak dapat menerima minuman selain ASI.

- Alihkan perhatiannya pada mainan yang ia suka sambil memberikannya minuman/makanan lain (TERUTAMZA YG DISUKAI ANAK) sehingga anak tidak mencari-cari ASI.

- Coba berikan susu /minuman pengganti ASI.

- Hadirkan sosok pengganti ibu yang bisa membuat anak merasa nyaman saat ibu tidak bisa berada di dekatnya.

2. BERTAHAP

Penyapihan cara ini mempunyai dampak psikologis paling ringan. pada awal proses penyapihan, anak biasanya rewel dan gelisah. Dengan penyapihan bertahap (atau alami), semua itu bisa dihindari mengingat saat memasuki usia batita sebetulnya ketergantungan anak pada ASI sudah semakin berkurang.

Pada usia batita, anak juga mulai menyukai susu dengan berbagai rasa seperti cokelat, vanila, dan stroberi sehingga mengurangi kekerapan anak menetek. Konsumsi makanan yang bergizi dan berkalori tinggi pada saat makan malam pun membuat anak merasa kenyang dan mengurangi keinginannya mencari ASI pada malam hari.

CARA MENYAPIH

Jika menyapih dilakukan dengan cara yang benar, maka kelekatan anak dengan ibunya akan berada dalam porsi yang tepat. Maksudnya, anak dapat belajar bahwa ibu tetap mencintainya meskipun ia tak mendapatkan ASI lagi. Anak akan merasa, disapih bukanlah suatu yang menyakitkan. Dengan begitu, efek lain yang bisa timbul adalah anak belajar kemandirian.

Berikut cara-cara yang dianjurkan dalam proses penyapihan anak batita:

a. Ibu hendaknya mempunyai tujuan dan keyakinan yang bulat terlebih dahulu ketika hendak meyapih. Berdoa ke pada Allah Ta`ala agar semua diberikan kemudahan dan kebaikan baik bagi ibu dan anaknya

b. Sapih anak dalam keadaan sehat.
Hindari saat anak sedang sakit, marah atau sedih karena akan membuat anak semakin tertekan dan tidak bahagia.

c. Komunikasikan keinginan menyapih dengan pasangan. Penyapihan dapat berjalan lancar bila ada dukungan positif dari suami. Selain itu, berbicaralah pada anak ketika ingin menyapihnya walaupun kemampuan komunikasinya belum berkembang baik. Misal, “Adek, minum susunya siang ini diganti ya dengan jus jeruk. Sama enaknya dengan susu lo.”

d. Jelaskan /komunikasikan pada anak secara logis dan mudah diterima anak mengapa ia harus berhenti menyusu pada ibu.Pada anak yang sudah mengerti jika diajak berbicara, ibu dapat memberikan penjelasan kepadanya. Katakan bahwa sudah saatnya ia makan makanan lain atau minum susu selain ASI, tapi ibu tetap sayang padanya, dsb.

e. Bersikap lembut tetapi tegas dan konsisten. Jangan merasa bersalah karena waktu selama dua tahun sudah cukup.

f. Lakukan aktivitas menyenangkan antara ibu dan anak supaya ia tahu bahwa tak mendapat ASI bukan berarti tak dicintai.

g. Jangan menawarkan ASI, atau memberikan ASI sebagai jurus ampuh saat anak rewel, terjatuh, atau menangis.

h. Berikan contoh melalui lingkungan sosial anak ataupun buku-buku bacaan yang menggambarkan tentang kemandirian tokoh yang tak lagi menyusu pada ibu.

i. penyapihan hendaknya tidak dilakukan bila anak sedang mengalami suatu perubahan.
Umpama, sedang tumbuh gigi, keluarga baru pindah rumah, atau si kecil baru saja masuk kelompok bermain. Dalam periode itu anak sedang perlu waktu untuk beradaptasi. Beradaptasi terhadap satu perubahan saja sudah sulit, apalagi jika ditambah dengan penyapihan. Terlebih lagi penyapihan melibatkan ikatan emosional ibu dan anak.

j.Memberi makan dan minum agar anak selalu kenyang sehingga lupa pada ASI

Cara ini boleh saja dilakukan untuk menyapih, tetapi harus secara perlahan. Selain itu, afeksi yang terjalin ketika ibu menyusui juga harus digantikan dengan sentuhan lain agar tetap terjaga hubungan kelekatan antara ibu dan anak. Jika kedua hal ini tak dilakukan, ditakutkan anak merasa ditolak.

k. Menjarang-jarangkan waktu pemberian ASI

Jika tadinya pemberian ASI dilakukan kapan saja anak mau, maka untuk menyapihnya perjarang pemberian menjadi misalnya 3 kali sehari. Lalu beberapa minggu kemudian menjadi 2 kali sehari dan 1 kali sehari hingga berhenti sama sekali. pengurangan frekuensi pemberian ASI jangan membuat anak kaget. Termasuk dalam cara bertahap ini adalah menyapih sebagian (partial weaning). Contoh, si batita disapih waktu malam saja atau waktu siang saja.

l. Jangan gunakan alat yang bisa menciptakan ketergantungan baru dan akibat buruk pada anak. Misalnya dot/empeng dsb. Tujuannya agar secara perlahan-lahan anak tidak bergantung lagi pada puting susu ibunya. Dengan pengondisian ini, anak juga belajar bahwa puting susu ibu bukan satu-satunya alat untuk memperoleh susu.

m. ibu tetap harus menunjukkan afeksinya terhadap anak.
Antara lain dengan memberikan sentuhan pada anak, semisal mengusap-usap rambutnya atau memeluknya. Namun caranya memeluk jangan seperti sedang memberikan ASI, melainkan peluklah dalam posisi yang lain.

SALAH CARA MENYAPIH DAN EFEK YANG MUNGKIN TIMBUL

1. Mengoleskan obat merah pada puting

Selain bisa menyebabkan anak mengalami keracunan, juga membuat anak belajar bahwa puting ibu ternyata tidak enak, bahkan bisa membuatnya sakit. Keadaan ini akan semakin parah jika ibu melakukannya secara tiba-tiba. Si kecil akan merasa ditolak ibunya. Dampak selanjutnya mudah diduga, anak akan merasa ibu tidak mencintainya.

Gaya kelekatan yang muncul selanjutnya adalah avoidance (menghindar dalam suatu hubungan interpersonal). Hal ini dapat memengaruhi perkembangan kepribadian anak. Ia akan mengalami kesulitan untuk menjalin suatu hubungan intensif dengan orang lain. Hal ini terjadi karena di masa kanak-kanak ia merasa ditolak oleh orang tua, dalam hal ini ibunya.

2. Memberi perban/plester pada puting

Dibanding cara nomor 1, cara ini akan terasa lebih menyakitkan buat anak. Jika diberi obat merah, anak masih bisa menyentuh puting ibunya. Tetapi kalau sudah diperban/diplester, anak belajar bahwa puting ibunya adalah sesuatu yang tak bisa dijangkau.

3. Dioleskan jamu, brotowali, atau kopi supaya pahit

Awalnya mungkin anak tak akan menikmati, tetapi lama-kelamaan anak bisa menikmatinya dan malah bergantung pada rasa pahit tersebut. Mengapa? Karena ia belajar, meskipun pahit tetapi masih tetap bercampur dengan puting ibunya.

Dampaknya, anak bisa mengembangkan suatu kepribadian yang ambivalen, dalam arti ia tidak mengerti apakah ibu sebetulnya mencintainya atau tidak. “Bunda masih memberikan ASI, tapi kok tidak seperti biasanya, jadi pahit.”

Parahnya lagi, kepribadian ambivalen bukan kepribadian yang menyenangkan. Anak akan mengembangkan kecemasan dalam hubungan interpersonal nantinya.

4. Menitipkan anak ke rumah kakek-neneknya

Kehilangan ASI saja sudah cukup menyakitkan, apalagi ditambah kehilangan figur ibu. Ingat lo, anak kecil umumnya belum memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Jadi, dapat dibayangkan kondisi seperti ini bisa mengguncang jiwa anak, sehingga tak menutup kemungkinan anak merasa ditinggalkan.

Tentunya hal itu tak mudah bagi anak karena ada dua stressor (sumber stres) yang dihadapinya, yakni ditinggalkan dan harus beradaptasi. Jadi jangan kaget, jika setelahnya anak pun butuh penyesuaian lagi terhadap ibunya. Malah akan timbul ketidakpercayaan anak terhadap ibu.

5. Selalu mengalihkan perhatian anak setiap menginginkan ASI

Meski masih batita, si kecil tetap bisa merasakan penolakan ibu yang selalu mengalihkan perhatiannya saat ia menginginkan ASI. Kondisi ini juga membuat anak belajar berambivalensi. Misal, ibu selalu mengajak anak bermain setiap kali minta ASI. Tentu anak akan bertanya-tanya, “Bunda sayang aku enggak sih, kok aku enggak dikasih ASI? Tetapi kalau tidak sayang, kok masih ngajak aku main?”

6. Selalu bersikap cuek setiap anak menginginkan ASI

Anak jadi bingung dan bertanya-tanya, mengapa dirinya diperlakukan seperti itu. Dampaknya, anak bisa merasa tak disayang, merasa ditolak, sehingga padanya berkembanglah rasa rendah diri.


Permasalahan DARI PIHAK IBU

Tak jarang terjadi, kendala penyapihan datang justru dari ibu sendiri. Ia tak bersedia menyapih anaknya karena ada ikatan/ketergantungan emosional yang kuat dengan anak. Kondisi ini bisa terjadi jika ibu terlalu menikmati perannya sebagai sosok yang memberikan ASI kepada anak. Bisa juga dipengaruhi oleh perasaan dibutuhkan bahwa dirinyalah yang dapat membuat anaknya tumbuh dan berkembang melalui ASI yang diberikan.

Hal ini akan berdampak negatif terhadap perkembangan psikis anak. Si kecil dapat mengembangkan kepribadian dependen atau tidak mandiri, yang selanjutnya mengarah kepada permasalahan-permasalahan emosional lain.


Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat.

Sumber:

http://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/weaning.html

http://www.babycenter.com/weaning-from-breastfeeding

Nakita.

About these ads

21 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. saya mau tanya anak pertama saya umur 8 bulan dan sekarang saya hamil 1 bulan bagaimana cara menyapihnya?

  2. selamat ibu atas kehamilan yang kedua.
    1. Jika ibu tidak mempunyai masalah yang berhubungan dengan kehamilan yang kedua, sebaiknya ibu melanjutkan memberikan ASI (disamping MPASI) pada anak pertama (hamil dan menyusui).Setidaknya sampai anak pertama usia 1 th. Konsultasikan hal ini pada dokter spesialis kandungan/obsgyn (DSOG).
    2. Namun jika ibu menginginkan penyapihan, itu juga bisa dilakukan.Bila tidak ada alasan kuat untuk menyapih dengan “segera/mendadak”, sebaiknya ibu melakukannya penyapihan secara bertahap.Selanjutnya ibu dapat mengikuti cara-cara penyapihan dalam artikel di atas dan atau menggunakan cara ibu sendiri yang baik dan yang sesuai dengan kondisi ibu dan putera ibu.
    3. Jangan lupa berdoa ya ,Bu.
    Semoga ibu mendapatkan yang terbaik.

  3. anak saya umur 22 bulan. 2 bulan lg rencananya saya sapih. tp binggung gmn cr menyapih yg benar. jg gmn caranya agar payudara gak sakit saat ASI sdh tdk lg diminum.

    • Mama Karel,
      1. Untuk menyapih putra ibu:
      – ibu sebaiknya memahami terlebih dahulu tentang sapih-menyapih, antara lain: cara, aspek psikologi anak akibat disapih dsb.
      – persiapkan dan kondisikan anak dan ibu sendiri atau pun hal2 yang sekiranya mendukung untuk menghadapi proses menyapih.Gunakan waktu 2 bulan dari rencana ibu untuk menyapih.
      -pilihlah cara menyapih yang baik dan sesuai dengan kondisi putra ibu.
      – hindari segala sesuatu yang kurang baik untuk mengalihkan kegiatan menyusu anak,misal menggunakan botol/dot. Karena itu berarti ibu akan meyelesaikan masalah dengan masalah yang baru:)
      – evaluasi jadwal yg berkenaan dengan menyapih, misal jadwal pemberian snack, jadwal tidur dll.
      -jangan lupa dan bosan memberikan pengertian dengan bahasa yang mudah dipahami anak.Gunakan sarana yang sekiranya dapat membantu.
      -Bila perlu, berikan “reward” untuk putra ibu jika ada peningkatan yang baik untuk keberhasilan menyapih.
      -tambahkan “bonding time” untuk putra ibu.

      2. Agar payudara tidak sakit
      – lakukan proses secara perlahan jangan mendadak
      – kurangi frekuensi menyusukan/memeras ASI
      – gunakan “bra” yang nyaman dan sesuai
      – sebagai tambahan:
      * When you’ve decided to stop feeding the child, prefer not pumping or expressing breast milk unless you desperately require the relief. More pumping will make your body think that your baby requires milk.
      * To get a relief from pressure, swelling and pain, use cold packs or gel packs over breasts.
      * Avert any kind of nipple stimulation because it can resume the milk production.
      * Keep fresh green cabbage leaves over your breasts. This would gradually help dry up the breast milk supply. Place these leaves for some days and replace when they droop.
      * To speed up the process of drying breast milk, have two to three cups of sage tea every day.
      * To deal with the transitory pain and discomfort, you can take pain relievers.
      * Drink water as often as you can, since it helps dry up the breast milk supply pretty fast.
      * Don’t feed the child more than once during the weaning process.
      -jika menemui kesulitan berarti, jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahlinya.

      Demikian mama Karel, semoga bisa membantu.Jangan lupa berdoa untuk keberhasilannya:)

  4. assalamu’alaikum,
    begini mbak. anak saya 23 bulan. selama 1 bulan ini dia sudah tidak minum asi saat siang hari. akan tetapi ketika malam, ia masih menetek, bahkan saat terbangun di waktu tidur.lalu,akhir2 ini setiap adzan magrib dia sudah mulai rewel meminta asi.padahal saya berencana menyapih secara penuh saat ia umur 2 tahun di bulan juni. sebagai catatan suami saya kerja di luar daerah dan saat malam kami hanya berdua saja (walaupun sebelah kiri dan kanan adalah simbah dan bulik2). apa yang harus saya lakukan agar proses menyapih berjalan lancar dan tidak “menyakiti” kami berdua? atas jawabannya saya ucapkan jazakillah khoir.

  5. salam…
    anak saya umur 6 bln, insha Allah tahn ini mau rencana haji, gmn cara menyapih yg tepat? karna inginnya stlah haji meneruskan asinya kembali.
    selama d tinggalkan inginnya tetap asi tp asi perah yg d stock d frezer. gmn baiknya cara memberikan asi d dot atw sendok, secara blm d coba…
    thanks..

  6. assalamu’alaikum
    Bu, perkenalkan saya seorang ibu dari anak laki-laki yang telah berumur 2 tahun. saya sudah menyapihnya sejak 1 minggu yang lalu tapi sampai sekarang masih rewel,saya menyapihnya dengan diolesi brotowali diputing. saya tidak tahu bahwa cara tersebut adalah cara menyapih bayi yang kurang tepat. saya mohon saran dan masukan dari ibu agar anak saya tersebut tidak rewel lagi. sampai saat ini anak saya masih sering terbangun pada malam hari dan menangis dengan keras, maunya minta digendong terus. o iya ini adalah anak pertama saya.
    atas saran dan masukan dari ibu saya ucapkan terimakasih.

  7. Anak saya sudah dua tahun.Saya sudah mencoba menyapihnya selama 1 minggu. Berbagai cara saya lakukukan, mengolesi lipstik, memberi brotowali dan balsem pada nipple, dan memberi pengertian kalau dia sudah besar, ga nenen lagi, tapi tidak berhasil. Dia tetap minta ASi jika dia bangun pada malam hari. Dia tidak ASI lagi pada siang hari atau malam kecuali saat dia terbangun malam. Bagaimana ya caranya biar dia total berhenti ASI, ga minta ASI lagi kalau terbangun pada malam hari. Tolong di balas ya. Terimakasih sebelumnya.

  8. Assalamualaikum…
    Saya seorang karyawati dan ibu dari balita berumur 14 bulan, tahun ini ada rencana naik haji (kurang lebih 2 bulan lg berangkat).pada siang hari, anak saya tidak masalah tidak minum asi, tetapi kalau malam heri dia tidak bisa lepas dari asi. dia bisa beberapa kali bangun dan selalu minta asi. Pernah saya coba memberinya susu formula dengan memakai gelas dia enggak mau. perlu diketahui, anak saya tidak mau ngedot dari bayi. Pada siang hari dia biasa minum susu formula dengan memakai gelas. bagaimana mengatasi masalahnya ketika malam hari. minta tolong penjelasannya. mohon dibalas ya..trimakasih

    • wa`alaikumussalam warohmatulloh.
      Menidurkan kembali anak usia 14 bulan, tidak selalu dengan memberikan ASI.Kaena anak terbangun usia tersebut, tidak selalu karena meminta ASI.Saran saya:
      1. Antisipasi terbangunnya anak karena faktor kenyang perut.
      Perut yang lapar dan haus akan memicu anak mudah terbangun. Caranya dengan mengevaluasi kembali jadwal makan dan minumnya. Jika anak tidur makan terakhir sekitar jam16.30 an,besar kemungkinan akan lapar saat lepas tengah malam. Untuk itu atur kembali jadwal makan dan minum termasuk bila ada jadwal kudapan/snack.
      2. Evaluasi jadwal tidur.
      Anak yang terlalu lama tidur siang, akan cenderung malam tidurnya uga berkurang.Atau anak yg tidur terlalu awal akan memicu juga anak bangun malam.Oleh karena itu atur sedemikian rupa tidur putera ibu sehingga malam dapat tidur yg cukup.
      3. Coba dengan sedotan.
      Anak usia 14 bulan biasanya agak sulit jika diminta minum dengan gelas saat bangun malam. Pakailah gelas memakai sedotan.Pilihlah yg tidak bocor dan aman jika di jungkirbalikkan. jadi tidak membasahi jika anak terpaksa minum tidak posisi duduk sempurna.
      4. Kenali sebab putera ibu bangun malam.
      Terkadang usia pd usia tersebut, anak terbangun malam hari, ingin bermain sejenak, pindah posisi ,gerah/panas,mencari ketenangan. dll, bahkan ingin buang ai kecil di toilet bila putera ibu sudah toilet training. Jika ibu mengetahui sebabnya, tentu akan mudah mengatasinya. Misal dengan mengganti baju yg berkeringat, menepuk2, membacakan al qur`an dsb.
      demikian ibu, semoga berhasil.selamat menunaikan ibahad haji, semoga dimudahkan dan menjadi haji mabrur.aamiin.

  9. assalamu’alaikum

    Bu,saya seorang ibu dari anak lak-laki umur 17bln..dan sekarang saya lg hamil 2minggu..awal hamil perut saya agak nyeri&setelah saya periksa ke DSOG,katanya saya lebih baik berhenti menyusui..karena kualitas asinya udah ga bagus lagi..terus saya bilang saya masih pengen menyusui anak saya setidaknya sampai 2thn..akhirnya saya dkasi obat untuk perkuat rahim&alhamdulillah perut saya udah baik-baik aja..yang mau saya tanyakan:
    1. apakak boleh saya terus menyusui anak saya?
    2. apakah dengan menyusui anak saya bisa membahayakan janin yg ada dlm kandungan saya?

    mohon di jawab &mohon infony..
    terima kasih

  10. assalamu’alikum wr wb
    Bu,saya seorang ibu dari anak usia 17 bulan,2 minggu ini anak rewel trus tiap malam maunya ngencut tetek mulu,yen dilepas rewel,saran suami saya suruh menyapih aja.tapi saya takut anak gak sedekat kaya sekarang,tapi ternyata gara-gara anak rewel tidur saya jadi gak nyenyak so hasilnya saya sakit,kebetulan juga saya ibu yang bekerja,jadi gak punya waktu buat istirahat…..enaknya gimana ya???

  11. Inginnya sampe 2 tahun, tapi gimana ya … Disapih bakal serewel apa ya? Kalau bepergian di siang hari bebs sudah sedikit mengerti untuk tidak mimi di tempat umum. Cuma kalau malam, apalagi terbangun dari tidurnya, langsung mencari mimi. Dikasih susu botol (dot, sedotan, gelas) susahnya minta ampun. Gimana ya tips paling jitu biar bebs mau minum dari botol, sebagai persiapan disapih?

    • -perkenalkan macam macam minuman pengganti asi, cermati minuman apa yg paling disuka, dan jadikan “senjata” penggati susu..Stelah tau jenis itu, jangan berikan setiap saat spanang hari.Berikan hanya ketika terbangun (saat tersulit).
      -Hindari pemakaian dot.Ada banyak pilihan model dll.
      – cukup makan dan minum sbelum tidur sehingga anak nyenyak saat tidur (tidak terbangun2 di tengah tidur malam)
      semoga membantu.terima kasih

  12. Panduan Menyapih Bayi / Anak…

      Kadangkala menyapih menjadi salah satu drama yang menyedihkan antara ibu dan bayi/anak. Agar hal tersebut dapat dihindari diperlukan pengetahuan, tujuan serta cara menyapih yang baik dan……

    • Bunda zone, sumbernya “kelupaan” dicopy paste….
      semoga memang lupa beneran..

  13. ma kasih banyak infonya….. izin copy n share yaaa

  14. [...] Tapi ketemu juga sih akhirnya beberapa. Salah satunya di sini. [...]

  15. Makasihh banyak informasi’nya sangat bermanfaat:)*saya jdi merasa sangat memanjakan anak saya niy…krena anak saya zidan15 bulan smpai skrang hanya saya berikan ASI dan makanan tambahan tanpa sufor,,,dan dia jd manja banget…smpe saya kerepotan sendiri:((

  16. أَمِِيْــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِيــــــنَْ
    , اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ sy akn cb untuk menyapih si kecil..kebetulan umurnya da hampir 2th..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: