Gigi bungsu, dicabut atau tidak, ya?

Juni 27, 2008 pukul 9:23 am | Ditulis dalam gigi dan mulut | Tinggalkan komentar
Tag:

Si bungsu yang satu ini memang terkadang istimewa keberadaannya. Kemunculannya di dalam rongga mulut (erupsi) anatara usia 17-25 tahun.Namun Tidak semua orang mempunyai gigi bungsu.

Apakah gigi bungsu itu ?

Gigi bungsu sebenarnya adalah gigi molar ketiga (third molar) atau wisdom tooth atau dens molaris inferior tertius. Terletak di posisi paling belakang dari semua gigi baik rahang atas dan rahang bawah. Erupsinya pun tampak beragam. Ada yang erupsinya sempurna, ada yang sebagian tampak di rongga mulut, dan ada pula yang terpendam (impaksi).

Gigi bungsu yang tidak muncul sempurna atau terpendam (impaksi) adalah gigi yang tidak bisa erupsi (keluar) menempati tempatnya dalam lengkung rahang yang diakibatkan terhalang oleh jaringan lunak atau tulang yang keras, atau oleh gigi tetangganya pada saat waktunya gigi tersebut harus erupsi.Gigi bungsu yang tidak muncul sempurna biasanya akan ditutupi sebagian oleh jaringan gusi.

Keputusan pencabutan Gigi Bungsu

Keputusan pencabutan gigi bungsu
Alasan gigi bungsu harus dicabut Alasan gigi bungsu tidak harus dicabut
  • impaksi atau tidak ada cukup ruang untuk erupsi
  • beresiko terhadap penyakit gusi (pericoronitis)atau infeksi pada rahang.
  • jika kondisi kesehatan yang kurang baik yang semakin lama memburuk sehingga akan menjadi penyulit dan beresiko mengalami komplikasi. Saat penderita ini sehat, maka sebaiknya segera dilakukan pencabutan gigi bungsu.
  • terbentuk fluid sac (cyst) disekitar gigi bungsu ,yang bisa menyebabkan kerusakan permanen disekitar gigi dan rahang.
  • sedang dilakukan tindakan gigi berupa koreksi dan restorasi (misal braces dan crowns). Erupsi gigi bungsu akan menjadi penyulit atau kerusakan.
  • karies. gigi bungsu yang mempunyai posisi zsulit, di sela-sela antara gigi bungsu dan gigi geraham kedua akan menumpuk kotoran, baik berupa sisa makanan atau plak, karang gigi. Keadaan ini akan mengakibatkan kondisi penyakit pada jaringan sekitarnya seperti keropos/bolong baik pada gigi bungsunya sendiri atau gigi tetangganya, radang gusi dan jaringan pendukung yang berat sehingga menyebabkan kegoyangan gigi sebelahnya, bau mulut yang tidak sedap, dan lain-lain.
  • bertindak sebagai pusat/fokus infeksi bagi terjadinya penyakit lain yang letaknya jauh, seperti penyakit kulit, mata, atau sendi.
  • menyebabkan sakit yng menekan
  • alasan perawatan orthodonti
  • alasan perawatan prosthodonti
  • gigi bungsu tidak bermasalah sama sekali
  • beresiko yang berhubungan dengan semua tindakan operasi, meskipun resiko pencabutan gigi bungsu sangat kecil.
  • berusia >30 tahun dan masalah yang ditimbulkan gigi bungsu hanya kecil
  • Proses pencabutan gigi bungsu akan mengakibatkan kerusakan di daerah gigi sekitar/di dekat gigi bungsu.

www.rumahsorgaku.wordpress.com

http://www.questdiagnostics

http://www.umanitoba.ca

About these ads

Tinggalkan sebuah Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: