Waspada Asbes di sekitar kita

Juli 17, 2008 pukul 6:08 am | Ditulis dalam kesehatan, Ragam | 26 Komentar
Tag:

Asbes biasa dikenal di pasaran terutama digunakan untuk bahan baku atap rumah, untuk bahan baku rem dan piranti tahan api.

Dalam perkembangannya, ternyata diketahui bahwa asbes sangat berbahaya. Dari sejumlah pengalaman, penggunaan asbes sebagai bahan bangunan telah banyak menimbulkan korban. Di Jepang saja, akibat menghirup udara yang tercemar asbes, 500 orang meningal dunia (1995). Jumlah ini meningkat menjadi 878 orang pada tahun 2003. Dan hingga saat itulah, pemerintah Jepang melarang segala bentuk bangunan dengan menggunakan bahan baku asbes. Dan dibeberapa Negara di Eropa, di tahun 80-an mulai melarang Asbes sebagai bahan baku pembangunan rumah atau gedung yang akan di huni oleh manusia. Hal tersebut diikuti oleh banyak negara lain seperti amerika, swedia, islandia dan banyak negara lainnya.

Apakah Asbes itu ?

asbes adalah bentuk serat mineral silika yang termasuk dalam kelompok serpentine ( krisotil yang merupakan hidroksida magnesium silikat dengan komposisi Mg6(OH)6(Si4O11) H2O),
dan amphibole dari mineral-mineral pembentuk batuan, termasuk: actinolite, amosite
(asbes coklat, cummingtonite, grunnerite), anthophyllite, chrysotile (asbes putih),
crocidolite (asbes biru), tremolite, atau campuran yang sekurang-kurangnya
mengandung salah satu dari mineral-mineral tersebut.

debu asbes adalah partikel-partikel asbes yang beterbangan/ bertebaran di udara atau
partikel-partikel asbes terendap yang dapat terhambur ke udara sebagai debu di
lingkungan kerja.

Serat asbes dapat terhirup adalah partikel asbes berdiameter kurang dari 3 um dan
yang panjangnya sekurang-kurangnya tiga kali panjang diameternya.

Debu Asbes dapat mengkontaminasi melalui:

(a) operasi penambangan atau penggilingan;
(b) pengolahan bahan-bahan yang mengandung asbes atau akibat pembuatan/ produksi
barang-barang yang mengandung asbes;
(c) pemakaian atau penggunaan barang-barang hasil produksi yang mengandung asbes;
(d) kegiatan membongkar, membuka, mencopoti, memperbaiki kerusakan (reparasi) atau
merawat barang-barang hasil produksi yang mengandung asbes;
(e) kegiatan menghancurkan dan merubuhkan bangunan pabrik atau bangunan lainnya
yang mengandung bahan-bahan berasbes;

(f) kegiatan memindahkan (transportasi), menyimpan dan kegiatan yang menyebabkan
timbulnya kontak atau sentuhan fisik dengan asbes atau bahan-bahan yang
mengandung asbes;
(g) kegiatan-kegiatan lain yang menimbulkan resiko terkena debu asbes yang ada di
udara.

Apakah bahaya asbes?

Bahaya kesehatan yang ditimbulkan debu asbes:
(a) asbestosis: fibrosis (yang menimbulkan penebalan dan luka gores pada paru-paru);
(b) kanker paru-paru: termasuk kanker batang tenggorokan;
(c) mesothelioma: kanker pada bagian lain saluran pernapasan seperti kanker pleura atau
peritoneum.
Debu asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura di sana sini (diffuse pleural
thickening) dan timbulnya lapisan plak pleura (circumscribed pleural plaques) yang dapat
mengarah pada pengapuran.

Serat asbestos yang terhirup akan masuk ke dalam paru dan menimbulkan jaringan ikat, peradangan, serta perlengketan pada paru.

asbestosis

Penderita akan mengeluhkan adanya batuk, penurunan berat badan, sesak napas pada saat beraktivitas. Bahkan bila telah lanjut, pada saat istirahat pun dapat terjadi sesak. Yang membahayakan adalah sesak napas terus memburuk meskipun penderita dijauhkan dari paparan asbes.

Proses keracunan Asbes tidak terjadi secara seketika, racun Chrysotile akan menyerang manusia secara akumulatif, proses terinfeksi Chrysotile akan memicu terjadi kanker pada manusia dalam waktu puluhan tahun kemudian. Setelah 15 tahun pemaparan, asbestosis dapat mengakibatkan timbulnya tumor ganas pleura (= Mesothelioma). Tumor ini kebal terhadap berbagai macam terapi dan prognosisnya sangatlah buruk.

Siapa saja yang beresiko terkena paparan Asbes?

Mereka yang beresiko tinggi terkena penyakit ini adalah mereka yang bekerja pada: pabrik pembuatan pipa, pengelasan industri, konstruksi dan bangunan kapal. Juga termasuk mereka yang menggunakan asbes sebagai atap rumah dan bahan yang mengandung asbes.

Jadi, mulai sekarang, hendaklah kita waspada dan menghindari terjadinya paparan asbes yang akan berakibat buruk pada kesehatan kita.

http://www.rumahkusorgaku.wordpress.com

www-ilo-mirror.cornell.edu

rumahkiri.net

http://www.tanyadokteranda

More about asbestosis:

mengganti atap asbestos…

asbestosis


About these ads

26 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. Mohon informasinya pak, apabila tau laboratorium tempat menguji kandungan asbestos dalam bahan bagunan.
    mohon diinformasikan ke dwiananda@gmail.com
    terima kasih

  2. Sayang sekali saya tidak tahu lab tempat menguji kandungan asbes dlm bahan bangunan, Pak.
    Kalau saya ada informasi, insya Allah saya beritahu ke email Bapak.
    Maaf tidak bisa membantu.
    Terima kasih kembali.

  3. TERIMAKASIH INFO TENTANG PENGARUH ASBES PADA KESEHATAN KITA, OH YA TOLONG DONG DILANJUTKAN APAKAH BAHAN ASBES BISA DIMANFAATKAN PADA CAMPURAN BETON(MAKSUDNYA PECAHAN ATAP ASBES)

  4. selamat pagi pak. saya mohon saran mengenahi asbes. terus terang rumah saya rencananya atapnya memakai asbes. setelah saya melihat bahaya dari pemakaian asbes saya jadi agak kuatir. apakah ada cara lain yang bisa mengurangi bahaya dari asbes?
    apakah jika sebelumnya dicat dulu asbesnya bisa mengurangi dampak debunya? sekian terimakasih atas segala perhatiannya.

  5. wahh terimakasih info ini,,,saya hampir belanja asbes untuk atap studio seni ku,,,,oke siiipp

  6. sugeng pepanggihan, pak
    begini pak, saya punya sedikit cerita , boleh to ? pada saat atap rumah saya sudah tidak layak pakai kemudian saya ganti dengan atap asbes. Mak bedunduk teman saya mengatakan, wah sayang ini, kok pake asbes lek, itu berbahaya, katanya. weleh2 lha terus saya mencari tahu lewat pakde google dan saya menemukan blog ini. pertanyaan saya apa yang harus saya lakukan, mengingat atap sudah saya pasang semua ? lho piye…….
    wassalam

  7. Tanya dong Pak…. apakah kalau asbesnya kita cat akan dapat mengurangi bahaya nya ?

    terima kasih…

  8. permisi, berhubung saya sedang membuat laporan mengenai asbestosis dan kanker paru – paru akibat paparan asbestos saya mau mencoba menjawab pertanyaan2 yang ada…

    bagian dari asbes yang bahaya adalah seratnya itu sendiri, karena kita tidak akan sadar waktu kita menghirup serat asbes itu karena bentuknya yang mikroskopis.

    oleh karena itu jangan menggunakan atap dari bahan asbes untuk ruangan yang tertutup, karena dosis serat yang akan kita hirup jauh lebih banyak jika atap asbes di ruangan terbuka.

    sampai saat ini banyak asbes yang dibuat dengan campuran semen, itu jauh lebih baik karena semen akan membuat serat – serat asbes tidak mudah terlepas sehingga tidak mengkontaminasi udara.

    untuk pemeriksaan apakah terkena asbestosis atau kanker paru bisa dilakukan dengan pemeriksaan foto X-ray pada paru – paru. dikatakan positif apabila ada badan asbestos yang terlihat pada bagian dalam paru.

    mungkin hanya segini jawaban yang bisa saya berikan karena kalau lebih dalam agak sulit untuk menghindari kata – kata yang menggunakan bahasa kedokteran. terima kasih…

    • terima kasih , willy, atas partisipasi dan informasi yang diberikan.semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi yg lain

  9. terima kasih, infonya pak,…

  10. Terima kasih infonya. saya mau bertanya. Apabila atap rumah dari asbes tetapi ada plaponnya, apakah masih berbahaya? tolong dibales secepatnya terima klasih.

  11. setahu saya hanya asbes coklat dan biru yang berbahaya dan bahan tersebut memang tidak digunakan untuk bahan bangunan. saat ini bahan bangunan yg menggunakan asbes itu. disebut asbes putih. malah saya hawatir berita ini disebarkan hanya untuk merusak industri asbes yang ada di tanah air. sementara keterangan yg kurang jelas seperti ini hanya menyesatkan atau menguntungkan industri yg memproduksi bahan pengganti asbes. seperti atap plastik yg belum tentu 100% terbukti aman. terlebih negara penentang asbes merupakan negara yg tidak mempunyai sumber daya alam asbes tersebut. dan mereka tidak bisa membuktikan bahwa asbes putih itu berbahaya. terimakasih

  12. Tolong info pak. Untuk plafon rumah GRC atau Gypsum ada unsur asbesnya enggak ya. Atau pakai plafon apa yang bebas asbes dan sehat. Trimaksih

    • Ikut nimbrung yaa…
      Kebetulan saya bekerja pada satu perusahaan perkapalan asing, yang bersertifikat tidak adanya asbes di atas kapal (asbestos free certification) dan diseluruh area kerja, kantor dan alat2nya dan itu merupakan suatu persyaratan internasional pelayaran.

      Menurut saya ini bukanlah suatu berita untuk merusak industri asbes, tetapi sebenarnya adalah suatu hal yang sudah dari jauh hari dicegah dan disosialisasikan ke masyarakat oleh negara2 yang lebih maju dari Indonesia (bahkan Indonesia juga sudah mulai kok!).

      Info tentang ini bisa di baca lebih lengkap bisa dilihat pada (salah satunya) link berikut ini:

      1. http://www.epa.gov/asbestos/pubs/help.html
      2. http://www.atsdr.cdc.gov/tfacts61.html
      3. http://www.hse.gov.uk/pubns/guidance/em9.pdf

      Banyak lagi negara2 maju yang pemerintahnya juga memberikan informasi berkenaan dengan asbestos dan penanganannya di internet (coba lihat, website yang ada “gov”-nya berarti official kan? bisa dipercaya lah..)

      Pembuangan/removal dari asbes ini sendiri di golongkan sebagai “hazardouz waste” dan disarankan untuk dilakukan dengan cermat atau lebih baik menggunakan pelayanan perusahaan yg bersertifikat dari BAPEDAL untuk pembuangan & pengelolaan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun atau Hazardous waste).

      Untuk yang cari informasi mengenai perusahaan mana yang mempunyai license dari Bapedal untuk pembuangan, penelitian dan pengelolaan B3, silahkan menghubungi bapedal setempat, pasti mereka bisa bantu karena mereka punya listnya.

      Semoga bermanfaat.

  13. saya sangat prihatin dan sangat khawatir karena di jalan sekitar tempat tinggal saya 5 hari yg lalu diuruk dengan asbes sepanjang 1200an meter karena kebetulan jalannya memang masih tanah dan berbatu, mungkin dengan alasan biar lebih rata permukaan jalannya. tapi yang pasti masyarakat tidak tahu hal itu sangat berbahaya, sehingga menyetujui ketika ada pabrik yang membuang limbah asbesnya di jalan dengan alasan menguruk. jika ada yang tahu informasi dimana saya bisa melaporkan kekhawatiran saya ini tolong dibantu, saya tinggal di Pendem Batu Jatim.

  14. bagaiman cara penanggulangannya bagi yang sudah menggunakan asbes. untuk menghindari efek atau paling tidak mengurangi

  15. meskipun gempa bantul sudah 4 tahun lewat, sampai sekarang saya belum bisa membangun rumah kembali. Sebanyak 125 KK dikampung saya tidak mendapatkan dana rekonstruksi dari pemerintah karena dianggap sudah mendapatkan bantuan rumah cepat tahan gempa dari Jawa Pos. Rumah tersebut dibuat dari konstruksi atap baja C seperti gudang pabrik dengan atap asbes dan dinding batako tinggi 1,2 m dan kalsiboard. Ketika siang terasa panas sekali. Bahan apa yang dapat digunakan untuk mengganti asbes, mengingat konstruksi rumah dirancang untuk atap ringan? Atas bantuannya diucapkan terima kasih.

  16. Mav..saya hanya mao tanya, bahwa di atas paragraf dikatakan bahwa asbes berbahaya bagi kesehatan, saya ingin tanyakan…bagaimana kalau rumah yang kita tempati menggunakan asbes sebagai atap rumah, tapi atap rumah tersebut ada internit/plafonnya . apakah masih dikatakan berbahaya?

  17. ok…………………… makasih infonya, oh ya ada caranya untuk menanggulanginya ga…………

  18. setelah ber adventure bareng uncle google,terntata saya dapati benda yang bernama “asbes” tersebut dikategorikan “berbahaya”.

    penangannannya sendiri “kurang jelas” untuk awam,karena berbelit dan neko2.

    logon aja ke :

    http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:t4FTRsnf3DwJ:ilo-mirror.library.cornell.edu/public/english/region/asro/jakarta/download/asbestos.pdf+mengurangi+dampak+negatif+asbes&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgB0a3XkAdbgVo3tOtVosj95HGrSZRZzvQz526hJPVHCQ9nsH3l1DSx1HwwI0bMagFe2RCUaBR7gJUkZiYZnWSUNwwSVBkjpBM6-bg657gJXblFIt78h-dyE11vbTGsPQ3wCuB5&sig=AHIEtbSTxC5epbnxZW8y1tnYOaaYvj0Unw

    kesimpulannya:
    1.cara paling mudahnya mengamankan diri dari asbes adalah dengan tidak memakai produk asbes,berada di ruangan yang memakai asbes.
    cara yang bener2 paranoia lebayisme alayisme. tetapi sepertinya paling ampuh.

    2.mendesak DPR dan PBB untuk mengeluarkan UU secepatnya untuk melarang penggunaan produk asbes. untuk yang satu ini bisa di bilang ultra lebay dan pasti tidak akan terjadi. why?, becozzzz we already know produk yang paling berbahaya saat ini bagi bumi dan manusia adalah “OIL”, tetapi masih kita pakai every deyy dan membuat “sebagian orang” menjadi “kokay”. “money” rule diz world today.

    3.trakhir bagi yang sudah terlanjur memakai si asbes ini sebagai atap termasuk saya dengan alasan ekonomis dan sebagainya. ya kita pasrah saja,urusan penyakit,mati dan sebagainya dah ada yang ngatur so dont be afraid to lebay fren. dan kalo ada sisa uang untuk mengurus anak,istri dll. ya kita beli lah cat lalu kita cat bagian dalam atap asbes tersebut dari dalam “setahun sekali”. cara yang cukup paranoid dan lebay juga tetapi berdasarkan penelitian saya dijamin mengurangi dampak buruk asbes sebanyak 90% dan menambah dampak buruk penggunaan “cat” terhadap anda sebanyak 10%. :)

    akhir kata dari kelebayan saya adalah:
    nenek dan kakek moyang kita dulu was livin in da werld yg notabene more dangerouzz than today, but they were survive and melahirkan kturunan2 macem kita2 gene. dinosaurus berbahaya begitupun asbes tapi bukan jadi alasan kita jadi lebay and paranoia…

    so pakai aja asbes kalau memang sumber daya uang anda cuma “cukup” untuk menukarnya dengan asbes. soal bahaya???..well men wake up..every day we live in danger..
    tapi aneh sepertinya ada “mekanisme” atau “sesuatu” yang mengamankan kita kalo kita percaya and pasrah and ikhlas..bcoz we’are too stupid if we think we could save our own self..
    wkwkwkwkwk terserahlah ente pade nyebut “sesuatu” itu apa..

    so long and be happy livin in diz dangerouz werld..

  19. saya kadung pake asbes gimana sebaiknya

  20. berbahayakah menggunakan air hujan yg mengalir dari atap asbes??? di perumahan kami air PDAM belum masuk jd air hujan sgt membantu buat cuci2 (piring, baju, dll)

    • Jelas itu beresiko terutama untuk cuci piring. Bukan hanya debu asbesnya ,tetapi juga kontaminasi kuman atau bakteri.
      Untuk memecahkan masalah, sebaiknya diadakan “rembug” RT atau semisalnya.
      Mohon maaf tidak banyak membantu
      terima kasih

      • setelah dirembugkan, kami sebenernya sadar sih akan resikonya tp agak susah juga krn menyangkut keuangan kalo mesti merubah atap, ada satu usulan menarik bagaimana kalo menggunakan filter air? kira2 filter yg menggunakan median apa yg bisa mencegah asbestosis. sorry banyak tanya nih

  21. terima kasih atas infonya,,, sangat bermanfaat

  22. bagi Anda yang menggunakan asbes di rumah sebaiknya diganti, sebelum berbagai penyakit menyerang Anda
    kita bisa menggunakan bahan alternatif lain yang lebih aman, seperti fiberglass (berguna menahan panas) atau fiber keramik tenun (dapat dengan baik menginsulator konduktor listrik)

    terima kasih buat informasinya, sangat bermanfaat


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: