Bila Anak Makan Masih selalu Disuapi

Mei 13, 2008 pukul 8:08 am | Ditulis dalam Orang Tua dan Buah Hati | Tinggalkan komentar
Tag:

Jika anak usia prasekolah masih makan disuapi, besar kemungkinan selama ini orang tua dan pengasuhnya tak cukup sabar mendampinginya belajar makan sendiri. Perlu dimaklumi bahwa anak yang mulai belajar makan sendiri membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghabiskan makanan tersebut. Maklumi pula bila acara makan sendiri menambah kerepotan bagi orang tua karena harus membersihkan sisa makanan yang berserakan di mana-mana.

Nah, gara-gara tak mau repot seperti itulah banyak orang tua dan pengasuh akhirnya memilih menyuapi terus anaknya. Sama sekali tak disadari bahwa kebiasaan ini bisa menghambat perkembangan anak. Ia jadi malas makan sendiri dan lebih suka disuapi. Dengan kata lain, ia jadi tak mandiri dalam urusan makan.

jika tidak pernah dimulai untuk membiasakannya makan sendiri, bisa-bisa sampai akhir usia sekolah pun dia belum terampil makan sendiri. Ingat, orang tua yang terbiasa menyuapi makan sebetulnya tengah “membonsai” kemandirian anaknya. Akibatnya, si anak hanya mau makan bila disuapi oleh orang tua atau pengasuhnya. Lalu bagaimana bila kebetulan orang tua pergi atau pengasuhnya sedang repot? Besar kemungkinan jam makannya terlewati.

Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh, yakni:

* Beri pengertian pada anak dan tegaskan padanya bahwa anak seusianya sudah seharusnya bisa makan sendiri.

* Lagi-lagi orang tua harus bersedia mengubah kebiasaan buruknya.

* Belajarlah bersabar dan mintalah anak untuk makan sendiri.

* Dampingi anak sambil makan bersama. Hindari menyuruh-nyuruh anak untuk cepat-cepat menghabiskan makannya. Keterburu-buruan bisa membuat anak muntah sementara suasana makan pasti jadi tidak menyenangkan.

* Jangan menyamaratakan porsi anak dengan porsi orang dewasa. Sebaiknya sediakan makanan dalam porsi kecil lebih dulu. Bukan tidak mungkin lo, anak sudah frustrasi duluan begitu melihat porsi yang “mengerikan”. Apalagi jika ia dipaksa menghabiskan semuanya dalam waktu relatif singkat.

* Bila si prasekolah berhasil menghabiskan porsi makanannya, lontarkan pujian. Ini akan memotivasi si prasekolah untuk menunjukkan pada dunia bahwa ia bisa makan sendiri.

* Buatlah agar tampilan makanannya menggugah selera, bisa dari resepnya ataupun cara penyajiannya.

* Biarkan anak untuk mengambil piring dan mengisinya dengan nasi dan lauk-pauk, tak usah memaksa. Sediakan saja makanan di tempat yang terjangkau dan mintalah ia makan dengan mengambilnya sendiri bila lapar.

* Jangan alpa untuk mulai mengajari anak makan sendiri.

spunge.org

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: