AKU CINTA SAYUR!

Juni 12, 2008 pukul 5:40 am | Ditulis dalam menu bayi balita | 1 Komentar
Tag:

Menyulap sayur menjadi masakan dan camilan lezat membantu anak menyukai pangan kaya vitamin dan mineral ini. Yuk, coba!

HORN ISI WORTEL

BADUT BROKOLI

SATE BOLA BAYAM BUBUR GURIH JAMUR
Bahan Kulit: * 1 lbr puff pastry beku, siap pakai, diamkan agar lunak

Isi:

* 200 g wortel, serut kasar, lumuri dengan garam, gula dan sedikit cuka, remas-remas

* 200 g kol, buang tulangnya, iris tipis

* 100 g lobak, serut kasar, lumuri dengan garam, gula dan sedikit cuka, remas-remas

* 1,5 sdt garam halus

* 1,5 sdm gula pasir

* 1,5 sdm cuka

Saus:

* 2 btr kuning telur

* 200 ml salad oil atau minyak goreng

* 1 sdt mustard

* 3 sdm saus tomat

* 1 sdt gula halus

* 1 sdm air jeruk lemon

* 1/2 sdt garam halus

* 1/4 sdt merica

Cara Membuat:

* Membuat kulit: Olesi salah satu sisi puff pastry dengan air, potong memanjang berbentuk pita selebar ± 5 cm. Lilitkan pada cetakan horn berbentuk kerucut yang telah diolesi minyak goreng terlebih dulu. Panggang hingga matang.

* Membuat saus: Masukkan kuning telur, mustard ke mangkuk, aduk searah dengan mikser sambil masukkan minyak salad/minyak goreng sedikit demi sedikit sampai minyak habis dan adonan menjadi kental. Masukkan saus tomat, gula, air jeruk, garam, dan merica. Aduk rata. Campur wortel, kol, dan lobak dengan saus, aduk rata.

* Masukkan isi ke dalam horn, dan sajikan segera.

Untuk 6 porsi

Nilai gizi per porsi:

Energi: 233 Kkal

Protein: 2,7 g

Lemak: 21,1 g

Karbohidrat: 12,6 g

TIP

* Wortel memiliki daging buah yang mudah dimetabolisme tubuh. Karenanya wortel merupakan sayuran pertama yang dianjurkan untuk diperkenalkan kepada bayi sebagai makanan pendamping ASI (MPASI).

* Wortel memiliki kandungan vitamin A dan beta karoten (provitamin A) yang tinggi. Berkhasiat untuk mencegah kanker, sifat antioksidannya bekerja secara destruktif melawan sel-sel kanker. Beta karoten juga membantu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan killer cell alami. Karenanya wortel aman dikonsumsi setiap hari.

* Semua keluarga kol mengandung senyawa antikanker sekaligus merupakan sumber vitamin C, vitamin A, vitamin B1, serta mineral kalsium, kalium, klor, fosfor, sodium dan sulfur. Kandungan serat kasar pada kol sangat tinggi sehingga dapat memperkecil risiko penyakit kanker lambung dan usus. Sebaiknya jangan dikonsumsi dalam jumlah berlebih karena kandungan goitrinsnya dapat mengganggu keseimbangan iodium dalam darah. Ini dapat terjadi pada orang-orang tertentu yang menderita mag dan gastritis. Sebab bila dikonsumsi berlebih akan menimbulkan terbentuknya gas dalam lambung. Sebaiknya dikonsumsi semingu sekali saja.

* Lobak juga berkhasiat membantu pencernaan. Sebaiknya dikonsumsi seminggu sekali.

Bahan: * 2 bh kentang, rebus, kupas, hancurkan selagi hangat

* 100 g brokoli, cincang halus

* 50 g daging sapi giling

* 2 sdm keju parmesan bubuk

* 1/2 sdt merica bubuk

* 1 siung bawang putih, haluskan

* 1 btg daun bawang, iris halus

* 1 putih telur untuk kulit, kocok sampai berbuih

Cara Membuat:

* Campur kentang, brokoli, keju, daging, merica, bawang putih, daun bawang, aduk dan remas-remas hingga terampur rata. Bentuk boneka.

* Gulingkan pada putih telur, goreng hingga kecokelatan, sesekali dibalik, dengan api sedang.

* Sajikan panas.

Untuk 4 porsi

Nilai gizi per porsi:

Energi: 82 Kkal

Protein: 5,0 g

Lemak: 1,9 g

Karbohidrat: 12,2 g

TIP

* Brokoli mampu meningkatkan daya ingat. Dapat dikonsumsi seminggu sekali. Brokoli termasuk alergen bagi anak-anak tertentu. Meski belum ada laporan secara jelas, namun brokoli sangat tidak dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang mempunyai masalah tentang pembekuan darah.

Bahan: * 200 g bayam, bersihkan

* 2 btg daun bawang, iris halus

* 200 g daging ayam, rebus, potong dadu kecil

* 1/2 sdm kaldu bubuk rasa ayam

* 200 ml susu cair

* 125 g tepung terigu

* 2 butir telur

* 100 g tepung panir

* 2 sdm margarin

* 200 ml minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:

* 3 siung bawang putih

* 1/2 sdt merica

* 1/4 sdt pala

* 2 sdm gula pasir

* 1 sdt garam

Cara Membuat:

* Panaskan margarin, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan tepung terigu, aduk rata.

* Tambahkan susu cair, aduk rata hingga menjadi adonan yang kental.

* Masukkan daging ayam, bayam, daun bawang, dan kaldu bubuk, masak hingga menjadi adonan yang kalis, matang, angkat, dinginkan.

* Ambil 1 sdm adonan, bentuk bulat sebesar kelereng, lakukan terus hingga seluruh adonan habis.

* Celupkan ke dalam telur, lumuri tepung panir, lakukan sekali lagi, sisihkan.

* Panaskan minyak, goreng perkedel hingga kecokelatan dan matang, angkat, tiriskan. Tusukkan ke tusukan sate masing-masing 3 bulatan. Sajikan dengan saus tomat.

Untuk 6 porsi

Nilai gizi per porsi:

Energi: 176 Kkal

Protein: 10,4 g

Lemak: 11,6 g

Karbohidrat: 3,7 g

TIP

* Bayam kaya akan zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentukan sel-sel darah merah. Kandungan seratnya cukup tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar. Dapat dikonsumsi 3 hari sekali.

Bahan: * 300 g beras

* 900 ml kaldu ayam

* 900 ml santan sedang

* 5 siung bawang putih, haluskan

* 1 sdt garam (secukupnya)

Topping:

* 150 g daging ayam, iris dadu kecil

* 250 g jamur merang, bersihkan, iri tipis

* 1/2 bawang bombai, cincang halus

* 4 siung bawang putih, haluskan

* 1/2 sdt merica bubuk

* 1 sdt saus tiram

* 1 sdm kecap manis

* 1 sdt minyak wijen

* 1/4 ruas jari jahe, memarkan

* 1/2 sdt garam (secukupnya)

* 1 sdt gula pasir

* 1 btg daun bawang, iris halus

* 1 sdm margarin

* 100 ml kaldu ayam

Cara Membuat:

* Campur beras dengan bawang putih, kaldu, dan garam. Masak hingga meresap. Tambahkan santan, masak hinggga menjadi bubur.

* Membuat topping: Tumis bawang bombai dan bawang putih dengan margarin hingga harum. Masukkan ayam dan jamur, teruskan menumis hingga layu, tambahkan bumbu lain dan kaldu. Sejenak sebelum diangkat tambahkan daun bawang. Hidangkan bubur gurih dengan tumisan jamur.

Untuk 6 porsi

Nilai gizi per porsi:

Energi: 442 Kkal

Protein: 11,4 g

Lemak: 21,7 g

Karbohidrat: 51,5 g

TIP

* Jamur merang kaya protein dan karbohidrat. Jamur mengandung cukup serat dengan kandungan lemak dan kalori yang rendah. Jamur juga sumber mineral yang baik dengan kandungan kalium dan fosfor yang tinggi. Karenanya jamur merang baik untuk tumbuh kembang anak. Dapat dikonsumsi setiap hari, jika dalam jumlah banyak sebaiknya seminggu sekal

nakita no 454 thIX

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. This is my first time go to see at here and i am really pleassant to read everthing
    at one place.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: