Selesaikah masalah gigi dengan mencabut gigi ?

Juli 11, 2008 pukul 4:26 am | Ditulis dalam gigi dan mulut | 45 Komentar
Tag:

Tidak sedikit pasien dengan keluhan gigi yang datang ke dokter gigi menginginkan gigi yang dikeluhkan untuk dicabut dengan harapan permasalahan giginya akan selesai. Benarkah masalah gigi akan berakhir dengan pencabutan gigi ?

Mengapa gigi harus dicabut?

Beberapa alasan agar dilakukan pencabutan gigi antara lain:

1. Gigi sudah tidak bisa dipertahankan dengan penambalan gigi atau restorasi lain. Penyebabnya antara lain:

a. Gigi retak .

b. Karies gigi yang melebar atau meluas

c. Gigi non vital /vital yang tidak bisa dilakukan perawatan saluran akar.

2. Gigi dengan penyakit periodontal yang parah yang mengakibatkan gigi tidak bisa dipertahankan dengan rawat periodontal.

3. Gigi yang malposisi dan atau gigi yang tidak mempunyai fungsi (misalnya gigi molar ketiga/gigi bungsu)

4. Gigi crowding.

5. Gigi yang akan tumbuh namun tidak ada/tidak cukup ruang

6. Alasan perawatan orthodonti.

Apa akibat yang ditimbulkan setelah dilakukan pencabutan gigi?

Pencabutan gigi akan menimbulkan beberapa akbibat baik dalam waktu jangka pendek atau jangka panjang antara lain:

1. Fungsi pengunyahan berkurang .

Jika gigi yang dicabut adalah gigi yang berfungsi mengunyah secara vital misal gigi molar. Atau jika pasien mengalami pencabutan beberapa gigi .

2. Pasien kehilangan kunci oklusi.

Hal ini trjadi jika gigi yang dicabut adalah gigi yang berperan sebagai kunci oklusi. Yang lebih parah jika pasien mengalami perubahan oklusi dari normal ke abnormal.

3. Gigi tetangga dari gigi yang dicabut tumbuh miring/abnormal.

4. Gigi antagonis dari gigi yang dicabut akan “modot” (seakan tumbuh lebih panjang).

5. Gigi akan kehilangan titik kontak antar gigi.

Hal ini disebabkan gigi-gigi akan bergeser ke arah ruang yang kosong bekas pencabutan gigi sehingga gigi akan tampak renggang.

6. Gigi akan sulit dibersihkan.

Sehubungan dengan point no 5, jika gigi tidak mempunyai titik kontak, maka sisa makanan akan mudah terselip/sulit dibersihkan. Akibatnya akan terjadi akumulasi.

7. Beresiko mudah terjadi karies dan penyakit gusi.

8. Bermasalah terhadap sendi TMJ (temporomandibular joint)

Hal ini biasa terjadi jika kasus kehilangan gigi dalam jumlah banyak, atau kehilangan gigi dalam jumlah sedikit namun menjadikan traumatik oklusi.

Bagaimana untuk mengatasi masalah akibat pencabutan gigi di atas?

Sebaiknya ruang kosong setelah gigi dicabut (kecuali indikasi untuk rawat orthodonti/gigi non fungsional), segera diganti dengan gigi tiruan.

Jadi, jangan biarkan Anda menyelesaikan masalah gigi dengan membuka masalah gigi baru.

www.rumahkusorgaku.wordpress.com

http://www.animated-teet

About these ads

45 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

  1. pagi,,,
    salam kenal saya rozi dari solo..
    saya mau tanya tentang pencabutan gigi.
    apa dampak negatif/bahaya dari mencabut gigi?
    terima kasih atas respon dan jawabannya.
    oya, jawabannya dikirim ke email saya saja ya.
    sekali lagi sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih
    yang sebesar-besarnya.

  2. infonya penting,
    aduhhhhhhhhhhhhhh
    aku ga tahan ni pengen Cabut GIGI punya aku ini,, sumpah sakittt bangett

  3. Saya mau cabut gigi geraham atas yg berlobang, tp msh takut2. Soalnya ada yg bilang berbahaya, bisa mengganggu saraf mata. Bener ga sih?

    • - Pencabutan gigi, merupakan suatu keputusan terakhir, setelah gigi tidak dapat dilakukan perawatan. Jika gigi masih berlubang, kemungkinan masih bisa dipertahankan atau dg kata lain belum tentu akan dilakukan pencabutan.
      - Tindakan pencabutan gigi memang dilakukan yang menyebabkan syaraf tertentu “terganggu” sehingga pasien mengalami patirasa pada daerah gigi yangbersangkutan dan sekitarnya, yang bersifat temporer.
      - Komunikasikan rasa takut Raffa pd drg, sehingga drg akan berusaha membantu untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa takut Raffa.
      - Siapa sih, yg bilang,kalau cabut gigi geraham atas akan mengganggu saraf mata,hayo??? :D .
      Insya Allah tidak. Apalagi jika kondisi sistemik pasien tidak ada masalah (tidak mempunyai penyakit sistemik)
      Selengkapnya Baca saja ini ya…:)
      Can the extraction of an upper molar potentially affect my eyesight?
      It shouldn’t, unless there is a breach of the sinus cavity floor which can increase risk of sinus infections that might affect the eye.

      If you suspect a vision or sinus infection issue that is closely related to dental treatment (on the basis of time) on your teeth in the upper arch (root canals, extractions, deep fillings, etc) then getting a cone beam catscan can generate diagnostic information that isn’t possible with routine dental xrays.

      Treatment for a breach of the sinus cavity floor involves what is known as a Sinus Lift. This is a procedure where the sinus membrane is “lifted” while bone graft material is added to the boney floor of the sinus cavity… usually at or near the treated tooth site.

      Tetapi…, memang tindakan setiap “operasi” (maksudnya bukan prosedur tindakan yg biasa) mempunyai resiko atau mungkin terjadi komplikasi.Bukan maksud saya menakut-nakuti, tetapi semua drg (insya Allah) akan berusaha semaksimal mungkin untuk hasil yg sebaik baiknya.

      OK. Semoga bisa dipahami.
      terima kasih

      • oiy,, klo ku leh nanya. gigi geraham bawah kanan n kiri ku skrng sakit banget. klo pun dicabut gmn ya? bahaya gag klo dicabut dua2nya. tau satu persatu dulu, baru kmudian hari satunya lagi dicabut?. aduh jadi bingung??? gmn nih solusinya?

      • pencabutan gigi adalah solusi terakhir setelah gigi dipastikan tidak bisa dilakukan perawatan. Kalau solusinya adalah pencabutan, sebaiknya gigi dicabut.
        Jika gigi yg akan dicabut melibatkan 2 sisi rahang (kanan-kiri) ,sebaiknya tidak dilakukan pencabutan secara bersamaan. Karena pasien akan kesulitan dalam makan.

  4. saya diberi surat pengantar oleh dokter untuk ke dokter gigi bahwa saya harus cabut gigi geraham saya yang sdh tinggal sebagian (tdk utuh lagi), karena hal itu menyebabkan infeksi penyakit lain…tetapi posisi gula darah saya 147…boleh dan tidak berbahaya kah itu…o ya perlu diketahui ada 5 geraham saya yg harus dicabut. 1 kiri atas, 1 kanan atas,2 kiri bawah dan 1 kanan bawah. tks sebelumnya atas nasehat nya.

    • Berapa usia Anda? Kapan dan sudah berapa lama kondisi kesehatan umum yg Anda ceritakan terjadi?Mengapa 5 geraham Anda harus dicabut? Apakah yg memeriksa dokter atau dokter gigi?
      Ada beberapa masalah gigi dan mulut yang ditimbulkan jika kadar gula darah terganggu.
      Sebaiknya konsultasi ke drg untuk memastikan perawatan (termasuk tindakan) gigi dan rongga mulut. Karena kadang kala pasien yg seperti ini bisa saja keadaan keluhan giginya menjadi normal kembali jika kondisi kesehatan umumnya (dalam hal ini kadar gula darahnya stabil).
      Bisa jadi pula drg akan memberikan saran dan tindakan untuk management khusus untuk gigi mulut.
      Jika ada tindakan gigi yg serius, maka drg akan memberikan rujukan ke dokter spesialis (misal dokter penyakit dalam), untuk mengetahui kesehatan umum sehingga dapat diputuskan aman atau tidak dilakukan tindakan gigi.
      Untuk bahan agar lebih dipahami , sebaiknya dibaca disini
      - http://www.forkom-jerman.org/index.php?option=com_content&view=article&id=100:memahami-pengukuran-kadar-gula-darah&catid=38:konsultasi-kesehatan&Itemid=86
      - http://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-dental-care-diabetes
      Pertanyaan Anda akan terjawab pd artikel ini.
      Demikian , semoga bisa dipahami. Terima kasih.

  5. Pernah ada org cerita ada yg hbs dicabut gigi geraham atas paling terakhir trus bsknya orgnya mati. Apakah bisa?

    • siska, silahkan bertanya kembali kepada yang bercerita, sumber dari mana. Karena bukan saya yang cerita :)
      Tentu saja bisa saja itu terjadi. Jangankan habis cabut gigi terus mati, habis bernyanyi atau mencuci saja, bisa kemudian terus mati. Iya, kan, ya? Namanya juga ajal, hanya rahasia Allah saja.:)
      Kecuali kalau mati karena cabut gigi… Sependek yang saya tahu, itu belum pernah terjadi. Kalaupun ada, itu tentu ada kasus istimewa. Karena seorang drg yang akan melakukan tindakan pencabutan, dilakukan pemeriksaan baik oral (gigi dan rongga mulut) serta kondisi sistemiknya. Bila ada penyakit sistemik pada pasien, drg akan merujuk pada dokter yang berkompeten, untuk memeriksa dan memberikan rekomendasi bila pasien tersebut dalam kondisi “aman” untuk cabut gigi.
      Justru yang ada beberapa terjadi adalah kasus orang meninggal dunia karena tidak mencabutkan giginya yang menjadi “fokal infeksi”. Dan ada pula pasien yang sembuh dari sakit sistemiknya karena mencabutkan giginya yang ternyata penyebab utama sakitnya itu dari gigi itu.
      Pada kasus lain :yaitu abses gigi pada :
      -Ludwig`s Angina:
      A bacterial infection any place in the body causes a localized inflammatory reaction. Inflammation is characterized by four things: swelling, pain, heat and redness. An abscess is an inflammatory reaction surrounding a localized pocket of pus. When a localized inflammatory reaction happens in most areas of the body, it is not generally immediately life threatening, however when it happens in the lower jaw, the resulting swelling can place increasing amounts of pressure on the internal structures of the floor of the mouth, throat, and neck. This includes the trachea (windpipe). If the swelling becomes too severe, the trachea can become so severely constricted that the patient is unable to breathe, and may consequently die.
      - Cavernous Sinus Thrombosis

      Demikian, mohon maaf bila kurang berkenan.
      terima kasih

  6. dok,gni 3 hri yg lalu kn sya trkna flu ama dmam, nah.. kmdian sya mnum obat pnurun pnas n flu n keesokan hri na alhmdulillah smbuh,ttapi slah stu gigi sya yg bkas tmbalan jd skit skali ampe sya gk bsa tdur smalaman. Lalu kmren sya lngsng prgi k dkter gigi,ttapi mnurut dkter bdan sya pnas d akibtkan oleh gigi yg skit. kmdian drg jga blang klo tmbalan gigi na gk ad yg rsak,ttapi anehnya mlah dia mnyrankan agr tmbalan na d bongkar spya gas yg ad dlam tmbalan bsa kluar jd bsa ngurangin rsa skit kta na,y… trpksa sy ikutin aja,, o y sblm d bongkar drg na jga blang klo slah stu sraf apa akar gtu d gigi tsb sdah mti, 1. mang bsa y dok kta bsa lngsng tw klo akar/sraf sdah mti, gmna cra na?? trz stlah d bngkar n d tmbal smntara,sy blik k rmah ttapi koq mlah bdan sya jd pnas lgi,,ywd krn msh pnas hr nie sya prgi k dktr umum,ttapi dkter na mlah blang klo skit gigi sya d akibtkn bdan sya yg pnas,, 2. mna yg bner sich dok,koq analisa na bsa bda2 gtu y jd bngung nich??? 3.Apa stlah d tmbal smntara bdan kta bsa jd pnas?. 4. mna yg lbih bgus sich donk tmbalan dg wrna yg abu2(analgam y nma na..) ama tmblan yg wrna ptih? coz kbtulan ggi sya yg skit nie tmbalan yg ptih n sblm na bbrapa blan yg lalu nie gigi jga prnah skit ttapi smbuh sndiri, sdangkn ggi sy yg laen yg d tmbal pke yg abu2 tdk prnah mngalami mslah,, 5. apa obat tmbalan yg abu2 nie msh ad dktr yg mnggunakan na,n kra2 ntar wktu mw d tmbal prmanen sy bsa mnta gk k dkter na utk pke yg abu2 aja?? 6.o y dok mang ad y obat antibiotik n pnahan rsa skit ggi yg hrga na ampe 200 rbu lbih(kta na sich pling bgus) ttapi sy lpa nma na coz wktu tu gk bwa duit lbih jd d gnti yg mrah aja? 7.stu lgi nie mnurut dkter apa sya hrus blik lgi k drg tsb coz kyk na krng myakinkn tu drg n tkut d prmainkan, apa sya gnti drg aja tuk tmbal prmanen lg nie ggi sya??

    TLONG SGERA D BLAS SMUA Y DOK PRTANYAAN SYA COZ 3 HRI LGI SYA HRZ BLIK LG K DRG. NA, THANK’S!!!

    • selamat malam,
      sebelumnya turut prihatin atas “penderitaan” yang Anda alami.
      Jelas kondisi Iwan sekarang sedang mengalami penurunan daya tahan tubuh, sehingga flu dan demam –dan juga gigi mengalami keluhan. Sayang sekali Iwan tidak menyebutkan diagnosis dari drg . Demam dan gigi memang bisa berhubungan. Kemungkinan gigi iwan terjadi “abses”.
      Abses bisa ditimbulkan juga (tapi bukan satu satunya penyebab) dari gigi yang sudah ditambal. Sudah tentu ada “ketidakberesan” dari gigi yang sudah ditambal tersebut. Akan tetapi diagnosis abses ditegakkan dengan tanda-tanda antara lain:
      * demam
      * sakit saat mengunyah
      * gigi Sensitif terhadap panas dan dingin
      * Bitter taste in the mouth
      * kelenjar pada leher membesar
      * kesehatan umum terganggu/menurun atau tidak nyaman
      * gusi di area sekitar bengkak dan merah
      * pembengkakan rahang atas dan bawah
      * An open, draining sore on the side of the gum
      Demam bisa juga hilang atau berhenti jika infeksi gigi berllalu. Tapi bukan berarti masalah sellesai, justru keadaan parah akan terjadi selanjutnya.
      Saat pemeriksaan, drg akan memeriksa semuanya termasuk juga dengan pemeriksaan penunjang dengan dental X-ray , yang akan menununjukkan terjadinya “erosi” tulang disekitar abses.
      Saraf akar gigi yang sudah mati bisa dikethui oleh drg dengan melakukan pemeriksaan secara visual ke gigi dan dengan bantuan alat serta obat cair.
      Untuk masalah bahan tambal, disesuaikan dengan kasus. Jadi sebaiknya mintalah dulu penjelasan ke drg nya, mana pilihan bahan tambal yang bisa di pakai, kemudian mana yang terbaik dan mana yg sesuai dengan “kantong” pasien tp sesuai jg d dengan kasus.
      Tambalan abu-abu (amalgam) sudah jarang dipakai, tapi masih beberapa digunakan.
      Masalah harga obat, sebenarnya bukan masalah bagus atau tidak, tapi PERLU dan SESUAI tidak dengan kasus. Mintalah obat generik bila ada.
      untuk masalah abses, silakan dibaca antara lain di: http://www.mayoclinic.com/health/tooth-abscess/DS01189/rss=1
      jangan lupa di klik di tiap point nya ya..
      ok, semoga cepat sembuh
      terima kasih

      • sblumnya thanks y dok,,
        tp prtanyaan sy yg trakhir blon d jwab,apkh sbaik na utk knjngan brikut na sya gnti dkter gigi sja? o y dok klo standart biaya utk tambal permanen, cabut gigi, ama rontgen/ct scan gtu msing2 na brp y dok??? mklum dok,saat nie sya msh mhsiswa ngekost lgi jd prlu prhtungan yg tpat buat ngeluarin uang, he2x…,, n atu lgi nie dok gigi geraham sya yg skit nie kn trmasuk ukuran yg bsar, nah apkah brpengaruh trhadap rsa skit yg d tmbulkan jka d cabut??? coz wktu prtama x d tmbal drg. na prnah blang klo gigi geraham sya nie syang jka d cabut krna mkhota na msh bgus trz ukuran graham na trmsuk bsar.

        TLONG D JWAB SMUA Y DOK PRTANYAAN NA, N SKALI LG MKSIH BNYAK NIE DOK ATS BNTUAN NA!!!

      • ya..ya..memang belum secara jelas menjawab, tp dari yang jawaban saya kmaren, sudah bisa diambil kesimpulannya (terutama link yang saya berikan), karena Iwan tidak menceritakan secara lengkap pada point yang penting.Dalam link sudah di jelaskan, termasuk apa saja yg diperiksa sehingga ditentukan diagnosis dan rencana perawatannya. Kalau semua prosedur dipenuhi oleh drg yang menangani, tentu tidak perlu pindah ke drg lain.
        Satu hal yang penting, faktor keyakinan kpd drg juga bisa berpengaruh pada keberhasilan perawatan.Keyakinan ada hubungannya dengan kepahaman pasien. Sebab itu BERTANYALAH jika ada yang perlu penjelasan.Kalau perlu dicatat.
        Iwan,
        biaya perawatan drg banyak dipengaruhi banyak faktor. Tanyakan saja semua ke drg sebelum drg melakukan tindakan.
        Ukuran bisa saja berpengaruh pd rasa sakit.
        “Tooth extraction difficulty increases when the following conditions exist: strong supporting tissues, difficult root morphology, teeth with weakened crown surfaces due to large restorations, teeth with deep caries, brittle teeth after endodontic treatment.”
        Tapi jangan khawatir, skill drg yang bagus, akan bisa mengurangi efek sakit pasca cabut gigi. Jika masih ragu, datang saja ke spesialis Bedah Mulut (drg. Sp.BM).
        Satu lagi, pencabutan gigi adalah PiLIHAN TERAKHIR bilaa gigi sudah tidak bisa dilakukan perawatan lagi.
        Ok, semoga bisa dipahami.
        Terima kasih

  7. Selamat siang dokter,
    Gigi saya bagian atas kanan (graham)berlubang ada 2 (posisi gigi 5 dan 6, sesuai dgn foto gigi). Pada bulan mei saya pergi ke dokter gigi dan dicabut. Akarnya ada 3. Lalu pada tgl 16 agustus kemarin saya pergi lagi ke dokter gigi lain di poliklinik gigi, rencananya mau cabut gigi yg satunya lagi, tapi tidak boleh dicabut dulu, tapi harus minum obat selama 3 hari dan baru boleh dicabut. Pada kunjungan itu saya bertanya kpd dokternya : “Apakah gigi yang akan dicabut ini memiliki akar 3 buah juga seperti pencabutan pertama?”, lalu dokter menjawab : “akarnya utk gigi yang ini ada 2 buah”. Lalu setelah 3 hari minum obat, saya datang kembali, tetapi dokter yang praktek berbeda, tp bagi saya tdk masalah. Akhirnya, gigi saya dicabut dan ternyata cuma ada 1 akar gigi saja. Saya tanyakan pada dokter,” apakah masih ada akar/bagian yang tertinggal?”, dokternya bilang.”gigi ini memang cuma 1 akarnya”. Jadi saya bingung, yang benar yang mana ya, gigi yang dicabut punya akar 2 atau 1 ? Mohon penjelasannya dari dokter. O ya,, setelah dicabut saya tdk diberi resep obat, apakah memang demikian dokter? Sebagai informasi tambahan bahwa gara2 gigi ini sebelum dicabut, tulang2 saya terasa ngilu, terkadang sesak nafas, terkadang jantung berdebar lebih cepat, kepala pusing, mata sering berkunang2 sampai pernah terjadi sebelah mata saya tdk melihat selama 3 menit, tp setelah dipijat2 bagian pelipis lalu melihat kembali. Mohon jawabanya dokter. Terima kasih.

    • selamat siang Pak/Mas..
      1. yang benar yang mana ya, gigi yang dicabut punya akar 2 atau 1 ?
      Gigi Premolar kedua (gigi 5) rahang atas mempunyai akar 1.
      Maxillary Second Premolar

      Facial: This tooth closely resembles the maxillary first premolar but is a less defined copy of its companion to the mesial. The buccal cusp is shorter, less pointed, and more rounded than the first.

      Lingual: Again, this tooth resembles the first. The lingual cusp, however, is more nearly as large as the buccal cusp.

      Proximal: Mesial and distal surfaces are rounded. The mesial developmental depression and mesial marginal ridge are not present on the second premolar.

      Occlusal: The crown outline is rounded, ovoid, and is less clearly defined than is the first.

      Contact Points; Height of Curvature. When viewed from the facial, the distal contact area is located more cervically than is the mesial contact area.

      Right and Left: The one consistent clue to right and left is the lingual cusp tip which is shifted mesially.

      Root: The maxillary second premolar has a single root.

      Variation: The occlusal anatomy is more variable in the second than in the first. There is wide variability is root size, curvature, and form.

      2.setelah dicabut saya tdk diberi resep obat, apakah memang demikian ?
      Tidak diberikannya obat pada kasus Aldo kemungkinan karena:
      - memang tidak diperlukan obat. Biasanya drg SELALU memberikan obat anti nyeri. Namun instruksinya bahwa obat tersebut diminum jika diperlukan/dirasakan nyeri pasca dicabut. Bila pasien tidak merasa nyeri, ya…jangan diminum.it`s OK.
      - Aldo masih mempunyai obat yang diperlukan. Apalagi Aldo sudah diberikan obat sebelum dicabut. Sayang Aldo tidak menyebutkan macam obat yang diterima.
      Sedangkan obat lain yang kadang diberikan juga oleh drg, disesuaikan kasus.
      Dan yg penting, jika seorang drg “curiga” ada akar gigi yang tertinggal, maka drg biasanya akan mengecek secara langsung dengan instrumen dan rontgen gigi.
      Selain itu, akar yang bisa diambil utuh saat pencabutan biasanya pada ujung akar akan nampak dengan jelas.
      Untuk meyakinkan kondisi kesehatan umum, sebaiknya konsultasi ke dokter atau rumah sakit.
      Demikian, semoga cepat sembuh.Terima kasih

  8. muda2han gigi saya tidak termasuk golongan yang berat

  9. gigi saya hampir setiap hari keluar dara trs dan dara yang keluar kental dada saya aga nyesak ,bisa bntu saya apa solusinya ?thanx

    • selamat malam,
      kemungkinan yang keluar darah adalah gusi, bukan gigi…
      Keluhan gusi berdarah spontan dan atau tanpa sebab tertentu bahkan terus menerus, sebaiknya SEGERA kunjungi dokter gigi. Karena bisa jadi itu pertanda terjadinya gangguan kesehatan umum.

      Dokter gigi akan memeriksa apakah gusi yang berdarah itu disebabkan karena faktor lokal, atau sistemik dan atau kedua-duanya. Jika dokter mempunyai kecurigaan akan adanya ganggua sistemik, maka drg akan menyarankan atau memberikan rujukan kepada dokter (umum atau spesialis yang berkompeten di dalamnya) atau pemeriksaan penunjang lain agar bisa diketahui keadaan yang sebenarnya. Kemungkinan untuk menangani diperlukan lebih dari 1 kali kunjungan.
      Untuk mengurangi, lakukan gosok gigi bila memungkinkan, bila tidak gunakan kapas yang dibasahi , dan gunakan obat kumur, hindari makanan atau minum manis, perbaiki diet Jangan lupa segera pergi ke dokter gigi.
      ada baiknya dibaca:
      - http://www.wrongdiagnosis.com/symptoms/bleeding_gums/book-causes-8a.htm
      - http://en.wikipedia.org/wiki/Periodontitis
      - http://www.emedicinehealth.com/periodontal_gum_disease/article_em.htm

      Jika ditemukan sebab dari faktor lokal rongga mulut dan gigi, maka drg akan langsung menangani.
      Demikian semoga bisa dipahami. Semoga cepat sembuh juga.
      terima kasih

  10. saya ingin bertanya,,saya ingin mencabut gigi.tapi yg mau di cabut gigi depan.apakah tidak berbahaya??terima kasih

    • insya Allah tidak berbahaya.
      silahkan kunjungi dokter gigi.Dokter gigi akan memeriksa dan memastikan diagnosis dan tindakannya.
      terima kasih

  11. Nama saya ilham gigi depan saya yang atas patah 1yg kiri karna jatuh..
    Apa boleh gigi saya yang patah di cabut??

    • Tentu saja boleh. Akan tetapi, sebaiknya dipastikan dulu apakah benar solusi gigi patah ilham adalah pencabutan, karena belum tentu gigi patah harus dicabut. Ada kemungkinan gigi patah bisa dipertahankan. Pencabutan gigi adalah keputusan terakhir setelah gigi patah benar2 tidak bisa dipertahankan.
      Kunjungi segera drg agar gigi yang patah tersebut tidak menyebabkan akibat buruk yang berkelanjutan.
      Demikian, semoga bisa dipahami.
      terima kasih, Ilham.

  12. assalamualakum dok..gigi graham saya paling belakang baik yang kiri dan yang kanan berlubang..awalnya cuma yang kiri, pernah saya periksa ke dokter gigi dan berniat untuk menambalnya tapi dokter gigi menyarankan untuk dicabut saja karena menurut beliau geraham paling belakang ini tak cukup signifikan fungsinya..tapi saya urungkan untuk mencabut gigi karena agak takut..lama kelamaan yang kanan juga ikutan berlubang karena setiap menguyah makanan, saya gunakan yang kanan untuk menghindari lubang di gigi kiri..sekarang ini yang geraham yang kanan sering kambuh sakitnya meski hanya sedikit senut2 tetap saja mengganggu kenyamanan..dan setiap kali senut2nya kambuh, mata saya juga cepat sekali terasa lelah..apakah ini ada hubunganya? mohon sarannya..perlukah saya cabut gigi ini..oiya sekedar informasi gusi saya mudah sekali berdarah tapi saya tak tahu kenapa..terima kasih atas bantuanya..wassalamualaikum

    • wa`alaikumussalam warohmatulloh
      Sebaiknya segera kunjungi drg. Memang adakalanya gigi bungsu yang mengalami karies disarankan untuk dicabut karena selain faktor fungsional, gigi tersebut sulit untuk dibersihkan. Gigi bungsu yang sehat pun kadang disarankan untuk dicabut bila gigi tersebut menyebabkan masalah lain (misalnya trauma oklusi, sakit kepala dll).
      Untuk gusi yang berdarah, drg juga akan memeiksa dan mencari sebabnya.
      Penyebab primer gusi berdarah adalah bakteri dalam plak.
      ” In the early stage of gingivitis, bacteria in plaque build up, causes the gums to become inflamed (red and swollen) and often easily bleed during tooth brushing. Although the gums may be irritated, the teeth are still firmly planted in their sockets. ”
      Gusi berdarah juga bisa berhubungan antara lain: kebersihan mulut yang kurang atau buruk, trauma injury, nutrisi (misal kekurangan vitamin tertentu)dan psikologis,obat, hormonal, kehamilan,penyakit sistemik (misal diabetes, gangguan fungsi hati, gangguan ginjal, darah dll)
      Drg akan memeriksa dan memastikan penyebab gusi berdarah mirza . Jika dicurigai penyebab gusi berdarah mirza bukan faktor gigi dan rongga mulut, drg akan menyarankan atau merujuk pada dokter /ahlinya.
      semoga cepat sembuh.
      terima kasih

  13. dok, gigi graham saya sebelah kanan bawah bolong 2 gigi. yang pertama bolongnya waktu saya kelas 5 SD dan sudah ditambal. terus waktu kelas 3 SMP sebelahnya ikutan bolong juga dan saya tambal juga. gak lama yang sebelah nya lagi retak juga jadi patah gitu. jadi gigi saya yang 3 sebelah kanan bawah ni udah gak bagus. dan sekarang gigi graham yang ujungnya otek/goyang. tapi tidak saya bawa kedokter saya biarin aja copot sendiri. menurut dokter gimana?? mohon balesannya. makasih..

    • menurut saya, amii harus lebih bijaksana lagi terhadap gigi2 ami:)
      Beberapa gigi permanen yang mengalami karies pada usia anak, sebaiknya mendapat perhatian khusus sejak dini.
      Sebelum terlambat lebih jauh ,sebaiknya segera ke dokter gigi. Keberadaan gigi dan mulut amatlah pentig sebagaimana kesehatan umum/sistemik. Fungsinya pun bukan hanya sekedar mengunyah makanan/fungsi primer. Pemahaman yang baik akan arti penting gigi mulut,fungsi dll, akan sangat membantu memberi semangat ami untuk “take care” gigi dan rongga mulut.
      Mulai saat sekarang pula, sebaiknya kunjungan berkala ke drg perlu dimasukkan ke agenda, agar hygiene gigi dan mulut baik dan bila ada kerusakan/penyakit pada gigi atau rongga mulut ,bisa diketahui dan tentu saja dicegah atau dirawat sebagaimana mestinya.

  14. sore dok…
    saya mau tanya..
    2 gigi seri atas bagian depan sebelah kiri saya patah karena abis kecelakaan..
    salah satunya patah bnyak(sisa giginya tinggal dikit) dan yang satunya patahnya miring kira2 1/4 bagian gigi..sehingga msih bersisa bnyak..
    pada saat ituh saya memutuskan untuk menambal gigi sy,tp kok lama kelamaan tambalanny brubah warna yah dok,jadi kuning gtu..padahal gigi saya sluruhnya berwarna putih..jd itu sangat kliatan krna warnanya yg kontras dg gigi saya…bhis itu saya mmutuskan untuk mnambal lg di dkter gigi lain..namun sama halnya juga…malah untuk kali ini gigi sya kliatan batas patahannya….itu sangat membuat sy tdk PD karena gigi depan patah n sangat kelihatan banged kalo ituh tambalan….saya bingung dok..
    apa yg salah dg tambalan gigi saya?ato kurang perawatan yah dok…padahal sejak ditambal sy lbih mnjga skali kshtan mlut n gigi…pernah sy berpikir untuk cabut gigi saja..tp saya masih bingung..
    solusi yang baik menurut dokter bagaimana yah dok…
    disi2 lain saya takut kalo cabut gigi ini berefek bahaya..tp dg kondisi saya sperti ini saya juga merasa sangat tidak nyaman dalam bergaul(usia saya 21 tahun dok)..
    tolong bantuannya yah dok…
    trimakasih..

    • selamat sore fifia,
      Turut prihatin atas kecelakaan yg fifia alami. Pun dengan keadaan gigi fifia.
      Pada dasarnya, gigi yang pernah megalama trauma berat membuka kemungkinan untuk terjadi perubahan warna.
      “Can injury to teeth cause discoloration?

      If the nerve and blood supply to the tooth gets damaged or destroyed the pulp of the tooth dies. The dead pulp can discolor the teeth, which can look brownish to black in colour. Usually the pulp recovers after mild injuries and there is no change in color. However, if the pulp gets damaged then gradually the colour of the tooth changes over a period of time. Endodontic treatment of the teeth can revert back the tooth colour and function. Some tooth may require additional procedures like bleaching of the teeth or whitening of the teeth if discoloration is severe and persistent.”

      sedangkan Perubahan warna pasca ditambal,memang merupakan problem tersendiri pada kasus tambal gigi depan. Penyebabnya bisa beragam,antara lain kesalahan atau ke-”kurang tepat”-an pilihan bahan tambal, atau kesalahan saat prosedur (misal pencampuran, kombinasi bahan dll) atau kebiasaan pasien yang mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu (kopi,teh,obat kumur, dll). Ibaratnya melukis, dalam menambal (terutama gigi depan) untuk hasil yg optimal emang diperlukan “seni” tersendiri dokter gigi..
      Ada hal yang perlu digaris bawahi, jangan pernah berfikir untuk mencabutkan gigi selama gigi tersebut masih bisa dipertahankan. Pencabutan adalah pilihan terakhir.
      Sebaiknya fifia mengunjungi drg. Drg akan mengevaluasi apakah akan dilakukan penambalan ulang atau perawatan lain. sampaikan semua keinginan keadaan gigi yang fifia inginkan.Bila drg yang fifia kunjungi tidak sanggup (karena mungkin drg terebut bukan ahlinya) mintalah rujukan untuk pindah ke drg lain,karena biasanya drg akan tahu teman sejawatnya yang pandai dalam bidang tertentu. Disamping juga karena alasan biaya.
      Pilihlah drg yang spesialis tambal gigi kosmetik.
      keadaan gigi memang berpengaruh,tp hendaklah fifia tidak terlalu bersedih. Kecantikan seseorang tidak hanya ditentukan dari penampilan (dalam hal ini gigi) tetapi juga kecantikan dari dalam (batin).Orang yang baik akan mempunyai teman yang banyak. atau sedikit tapi berkah. Dan teman yang baik tentu tidak akan meninggalkan Fifia hanya karena gigi fifia.
      Demikian fifia, semoga bisa membantu.
      terima kasih

  15. Dokter,gigiku bgn bwh kanan ujung dlm bbrp wkt lalu kropos n gigi runcing.nah yg runcing brbtasan dg otot pipi bgn dlm.ktika makan trasa sakit krn menusuk otot it dan triritasi/luka. Lalu sy k drg,lalu dia meratakn gi2 yg runcing it.stlh it memang tdk skt,tp wlu tk trasa skt otot it lukanya sprt msh ada wlupn uda brbuln2 n wrnanya merah,n kondisi gi2 n gusi tdk sakit or tk tampak adax infeksi.
    Bbrp minggu lalu sbgn gigi it goyah,dan bs dcbt lgsung.tp sbgnx msh ada. . .

    Skrg ad keluhan yg agak aneh, yait telinga sy spert ad gangguan,spert rs penuh,atau kyak ada anginx,agk demam,dan tengkuk kadang pegel,jg kpala sblh knan kdg nyeri.

    Sy k drg,katanya it krn infeksi d gigi2.pdhl gigi2 n gusi tdk skt sm skali, tp gusi hy tmpak merah. Sy dbri antibiotik, bil uda tk infks bs d cabut gigi,ktanya?

    Bnarkah klainan telinga it dsbbkn gigi it ? Sbb klu otok yg luka trkena gigi yg runcing it uda lama?

    Amankh sy mencbt gigi it,wlu telinga sy msh blm normal?
    Trimksh dokter

    • Selamat siang,
      Beberapa Kasus gangguan telinga berhubungan dengan kondisi/keadaan gigi tertentu., terutama kasus gigi bungsu.
      Timbulnya gangguan pada telinga Harits, kemungkinan disebabkan berhubungan dengan komplikasi pasca cabut gigi dan atau kondisi beberapa gigi yg bermasalah, atau sebab lain .
      Sebaiknya pencabutan gigi selanjutnya ditunda terlebih dahulu, dan dlakukan evaluasi dan beberapa “exam” untuk mengetahui dan mengatasi keluhan telinga. Ini harus dipastikan. Karena problem telinga Harits bisa jadi bukan dari Gigi. Jika Dari dokter ybs mencurigai dari gigi,maka beliau akan menganjurkan Harits untuk pergi ke drg.
      Evaluasi dan mungkin tindkan perlu pula kiranya dilakukan oleh drg,mengingat keluhan telinga terjadi pasca pencabutan gigi.
      Hal lain yg penting, jika ada kondisi umum pasien mengalami gangguan yang berat ,maka tindakan gigi boleh ditunda. KECUALI tindakan gigi itu mendukung dan harus dilakukan untuk kesembuhan penyakit utama. Apabila saat pasien mempunyai gangguan utama yang berat dan keadaan gigi/mulut yang berat pula, sehingga memperparah kesehatan/membahayakan,maka TINDAKAN SEMENTARA pada gigi/mulut akan dilakukan, sampai keadaan pasien AMAN untuk menerima tindakan utama gigi.
      Sepertinya Harits juga harus lebih dan ekstra memberikan perhatian pada gigi mengingat banyaknya kasus pada gigi Harits.
      boleh dibaca :
      http://familydoctor.org/online/famdocen/home/tools/symptom/507.html
      http://www.ehow.com/about_6598731_wisdom-tooth-infections-ear-infections.html
      http://www.fkumyecase.net/wiki/index.php?page=HUBUNGAN+ADANYA+KARIES+DENTIS+DENGAN+SINUSITIS+MAKSILARIS+KRONIS
      http://www.toothandteeth.com/tooth-and-teeth-extraction.html

      Demikian,semoga bisa dipahami. Maaf jika lkurang membantu. Semoga cepat sembuh
      Terima kasih

  16. Mau ty dokter, klu misalnya tlh trjd fokal infeksi d daerah lain, misalnya radang telinga,apkh menunggu d obati dulu hg infeksi d tmpt ln it smbuh, ataukh lgsg blh cabut gigi yg jd sumbr infeksi it?

  17. dok saya mau tanya.. saya ada gigi berlubang dan sudah habis tinggal bagian lubangnya saja dan menghitam,, dan akhir akhir ini terasa sakit sekali sampai membuat sakit kepala.. apakah sebaiknya dicabut saja..saya pernah ke drg untuk cabut tp diberi antibiotik dan obat .. lalu saya disuruh rongten gigi saya. karena kemungkinan beberapa gigi geraham saya harus diperbaiki.. sungguh menyesal saya tidak merawat gigi dengan baik dari kecil.. selain itu gigi bagian kanan saya tidak pernah saya pakai mengunyah karena kalau dipakai mengunyah akan terasa sakit seekali jika terkena lubang gigi.. bagaimana sebaiknya dok.. terimakasih

    • ya.sebaiknya gigi yg sudah tidak bisa dipertahankan,segera dicabut. Sedang gii yang bisa dipertahankan, segera mendapat perawatan yang semestinya. Rotgen gigi terkadang memang diperlukan untuk menunjang penegakan diagnosis. kerjasama yg baik, komunikasi , dan kepatuhan pasien sangat mempengaruhi keberhasilan perawatan/tindakan gigi. Perlu dipikirkan juga serial perawatan lain pasca cabut gigi,misal pembuatan gigi palsu.
      Kemungkinan jaringan pendukung gigi reza juga mengalami problem,sehingga drg memberikan obat terlebih dahulu, karena dalam keadaan infeksi, gigi tidak aman untuk dilakukan pencabutan.
      Kecuali alasan medis, mengunyah 1 sisi TIDAK DIANJURKAN/ HARUS DIHINDARI, karena akan meyebabkan masalah baru mungkin jangka pendek (msl gigi yg tidak dipakai jd kotor ) atau jangka panjang.
      ok, reza, sabar ya. dalam hal ini prinsip ” terlambat lebih baik dari pada tidak sama sekali” boleh :) tetap semangat dan semga reza enemukan drg yg baik.
      terima kasih

  18. dok saya mau nanya… apakah masih bisa di cabut klo gigi graham tengahnya sudah bolong melebar…. ?

    • insya allah bisa. Bahkan yg terpendam (tinggal akar /tertutup gusi) pun bisa dicabut/diambil.
      Silahkan kunjungi drg. Drg akan menentukan apakah gigi irfan harus dicabut atau masih bisa dipertahankan.
      terima kasih.

  19. Dok, aq mw nanya?
    Gigi ku gerahm sakt bgt. . . L0w di cabut bisa tumbuh lg gk ya?
    Trz l0w di cabut pas mash sakt b0leh gk ya?
    Gigiku grham l0w sdng kumat leherku jd tengeng. . .
    Gigiku yg berlubang ada 3 d0k, gara” makan yg panaz dan minum yg dngn jd pecah. . . Getun eram aq d0k.

    • 1.Dok, aq mw nanya?
      ya,boleh..
      2. Gigi ku gerahm sakt bgt. . . L0w di cabut bisa tumbuh lg gk ya?
      usia Kurnia berapa? Kalau gigi permanen, setelah dicabut,tidak bisa tumbuh lag/tidk ada gigi pengganti.
      3. Trz l0w di cabut pas mash sakt b0leh gk ya?
      Ngga boleh dicabut saat gigi masih sakit.

      Ok..segera ke drg ya..
      semoga lekas sembuh. Drg akan menentukan gigi kurnia harus dicabut atau bisa dipertahankan.
      terima kasih

  20. 0wh gitu ya pak d0kter, usia ku mash 18, mash bisa tumbuh lg kan d0ktr?
    Puna ibu saya yg umur nya 38 mash bisa tumbuh, curang ya ibu aq. .Hehe
    di cabut aja tmbng kumat” trz. .Hehe
    amien. . . Makasi pak d0kter.

  21. pak dokter yg baik. Saya mau tanya, gigi saya yg depan jegang(bertupuk sedikit) lama kelamaan jd karies dan berlobang dan merambat ke gigi satunya, jd malu skarang kalo ketawa. Yg mau saya tanyain bisa ngak dok gigi saya ditambal. Berapa kira2 biayanya, thank buat balesannya dok :).

    • Insya Allah bisa. Untuk biaya tergantung banyak hal antara lain: besar kecil lubang , jenis/prosedur perawatan, jenis bahan tambal, domisili klinik/drg, dan drg itu sendiri . Jangan sungkan untuk men-Diskusikan biaya dg drg . Jangan lupa jaga kesehatan gigi -gigi yg lain.
      terima kasih.

  22. dok, saya mau tanya..
    knapa gigi saya mudah patah,dan berlubang.
    Gusi saya pun sering mengeluarkan darah..
    ???
    Bagaimana solusi nya ???
    Lalu mengapa saat sakit gigi tdk boleh dicabut, trims

    • Berapa usia nisaa?
      Nampakya nisaa mengalami penyakit perodontal. Segera kunjungi drg untuk mendapatkan perawatan.
      saat sakit gigi,gigi yang bersangkutan tidak boleh dicabut karena gigi tersebut masih dalam keadaan infeksi. Saat proses pencabutan, dikhawatirkan kuman akan menyebar ke organ lain dan dapat menimbulkan problem baru yang mungkin lebih serius/berat. Selain itu bius lokal akan tidak bekerja dengan baik.
      terima kasih

  23. ass, dok sy mau nanya..
    gigi bagian depan saya keropos, makin hari makin lebar saja retaknya, parahnya lagi gigi yang ada di sampingnya malah terjangkit, mau kedokter tapi trauma karena sebelumnya sy sudah tambal tapi hasilnya kurang bagus dan tidak rapi, apa tambalan yang dulu bisa di hilangkan dan diganti dengan yang baru ya dok? terus apa kalau sudah saya tambal, saya bisa pasang kawat gigi?

    • Insya Allah tambalan lama bisa diperbaiki atau bahkan diganti dengan tambalan yg baru, Jika saat tambalan kedua ini direasakan kurang nyaman/tidak rapi/keluhan lain, oktavia bisa complain langsung ke drg.
      Pasien dengan beberapa (bukan banyak lho)tambalan gigi , masih memungkinkan untuk melakukan perawatan ortho (==>memakai kawat gigi). Drg akan memeriksanya untuk memastikan diagnosis dan rencana perawatan.
      terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | The Pool Theme.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: