Kenali dan Atasi Stress dan kejenuhan di tempat kerja

Juli 15, 2008 pukul 7:44 am | Ditulis dalam Ragam | Tinggalkan komentar
Tag:

Pekerjaan kantor atau pekerjaan yang harus Anda lakukan sehari-hari terkadang membuat jenuh dan stres. Apalagi jika yang Anda lakukan bersifat monoton.

Kenali Pemicu Stres


Sang pemicu stres akan kita sebut sebagai stresor. Ada beberapa jenis stresor. Coba kita telaah satu per satu:
a. Kebutuhan Waktu, Jadwal Kerja, dan Pacu Kerja.
Menurut penelitian, waktu kerja yang terlalu lama dan shift kerja yang acak-acakan dapat menyebabkan stres. Misalnya seorang petugas keamanan yang memiliki shift bergantian siang-malam. Hal ini akan menganggu ”jam kerja tubuh”, jadi tubuh pun bingung dan kerjanya tidak optimal. Para ahli juga memaparkan penggunaan mesin yang jelas akan mengatur pacu kerja manusia (seperti buruh pabrik), juga akan menyebabkan stres. Hal ini disebabkan pekerja merasa sangat dituntut untuk menyesuaikan dirinya terhadap kerja mesin dan pekerjaan ini monoton dan terus diulang-ulang.
b. Struktur Pekerjaan.
Setiap pekerjaan memiliki modelnya masing-masing, Yang buruk dan penyebab stres, adalah pekerjaan yang terlalu banyak hal yang mesti dilakukan (too much to-do), tekanan waktu, lini mati (deadline), berulang, terlalu cepat ritmenya, dan mengekang kreativitas pekerja.
c. Kondisi Fisik.
Kali ini lingkungan yang jadi biang keladinya. Bayangkan kita sedang bekerja di tempat yang kurang cahaya (kecuali kalau memang perlu, seperti ruang cuci foto), bising, ruangan yang sempit dan kotor, serta terlalu ramai. Pekerjaan yang seperti ini misalnya pada polisi di jalan raya.
d. Organisasi.
Peran pekerja, struktur organisasi, dan hubungan per personal dapat menjadi stresor di organisasi. Pekerja yang bekerja tanpa deskripsi kerja yang jelas akan menurunkan kepuasan kerjanya dan merasa tertekan. Apalgi kalau sudah dibumbui dengan kompetisi dengan rekan sekerja dalam rangka promosi jabatan. Hmm, hati-hati stres menghantui Anda!
e. Di Luar Lingkungan Kerja.
Pasangan hidup yang selalu menuntut gaji lebih tinggi, keluarga yang mencemooh pekerjaan, tentu berperan juga menjadikan stres dalam diri pekerja.

Gejala!
Untuk memudahkan Anda memahami, cobalah tengok beberapa gejala yang dapat timbul pada stres kerja:
a. merasa sedih, dirundung duka
b. cemas yang berlebihan
c. sulit tidur
d. nafsu makan berkurang, badan mengurus
e. merasa kelelahan dan kurang semangat
f. kurang tertarik pada aktivitas biasa
g. konsentrasi yang buruk
h. merasa tidak berdaya, putus asa

Inilah Yang Terjadi
Stres ini bisa mempengaruhi 3 hal, yaitu tubuh kita, mental, dan perilaku.

Tubuh kita dapat bereaksi terhadap keadaan stres. Stres dapat mengubah antibodi (yang bertanggung jawab atas kekebalan tubuh),. Para peneliti mengatakan stres berpotensi menyebabkan penyakit jantung. Beberapa penelitian juga mengaitkannya dengan masalah otot, terutama otot-otot tangan pada pekerja kantoran yang sering menggunakan keyboard komputer.

Rasa cemas, depresi, dan ketidakpuasan pada pekerjaan adalah masalah mental yang dapat timbul. Pada sisi perilaku, contohnya adakah peningkatan konsumsi kafein, merokok, kesulitan tidur, dan menjadi malas bekerja.
Ini dia kiat dan tips yang bisa Anda ikuti.

  1. 1. Sediakan Waktu Untuk Rileks
    Daripada memikirkan beban pekerjaan (tapi tidak ada solusinya), lebih baik gunakan waktu Anda yang sedikit itu untuk melakukan relaksasi. Ikuti saja caranya berikut ini: Lemaskan otot-otot tubuh dengan bertumpu pada tangan, lengan, muka, kepala, leher, bahu, dada, lambung dan punggung bawah, lalu terakhir ke daerah kaki. Tiap otot ditegangkan selama 5-7 detik kemudian dikendorkan selama 12-15 detik. Ulangi cara ini hingga 5 kali berturut-turut. Metode relaksasi ini bisa membantu untuk meredakan stres yang Anda alami.
  2. 2. Buatlah Manajemen Waktu Yang Baik
    Kecerdasan mengatur waktu di kantor sesuai kebutuhan memang sangat diperlukan. Sebab hanya Anda yang tahu kapan waktu untuk bekerja keras dan kapan waktu beristirahat dengan santai. Saat bekerja, tentunya Anda harus berkonsentrasi penuh dengan pekerjaan. Dan saat bersantai, Anda pun harus benar-benar santai. Sehingga waktu Anda tidak habis tersita karena memikirkan pekerjaan.
  3. 3. Menata Ulang Ruang Kerja
    Anda juga bisa mencegah stres dengan mengatur kembali ruang kerja Anda. Jauhkan meja dari tumpukan kertas atau file. Simpan kertas-kertas Anda dalam map, kotak, atau laci. Jika memungkinkan, pindahkan letak meja Anda menghadap matahari agar Anda dapat bekerja dengan cahaya alami dari luar.
  4. 4. Lakukan sesuatu yang positif yang Anda sukai
    Misalnya membaca Al Qur`an . Keadaan ruhani atau mental yang baik dapat mempengaruhi kerjas jasmani yang Anda lakukan.
  5. 5. Manfaatkan Waktu Makan Siang Untuk “Penyegaran”
    Hentikan semua pekerjaan saat jam makan siang tiba. Karena, waktu makan siang merupakan saat yang paling tepat bagi Anda yang telah setengah hari bekerja untuk mengisi perut sambil beristirahat sejenak. Manfaatkan waktu makan siang untuk menyegarkan pikiran dengan berkumpul bersama rekan atau sahabat di kantor. Bicarakan hal-hal ringan untuk mengembalikan kesegaran pikiran Anda. Sehingga saat kembali ke kantor, Anda sudah siap dengan energi dan semangat baru.
  6. 6. Berolahraga
    Dengan berolahraga secara teratur (misal seminggu dua kali), Anda bisa melepaskan ketegangan yang kerapkali Anda alami di tempat kerja dan menggantinya dengan suasana rileks dan bugar pada tubuh. Pilihlah satu jenis olahraga yang Anda gemari. Anda bisa melakukannya di saat hari libur atau sepulang dari kantor. Dijamin, setelah badan Anda segar, stres pun perlahan hilang.
  7. 7. Manjakan Diri Anda Sejenak
    Setelah beban pekerjaan yang menyita waktu, tidak ada salahnya bila Anda memberi waktu untuk memanjakan diri sendiri. Misalnya dengan menikmati , menggunakan minyak aromaterapi khusus penghilang stres. Bisa juga dikombinasikan dengan minyak esensial untuk memijat otot. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan mengubah kamar mandi menjadi sarana relaksasi. Ini yang perlu Anda lakukan:

    • Ciptakan suasana relaksasi dengan menyejukkan dan segar.
    • Mandilah dengan air hangat.
    • Pilih satu jenis minyak esensial lalu tambahkan beberapa tetes pada air mandi.
  8. 8. Selesaikan Masalah Dengan orang lain atau Bos atau Rekan Kerja
    Jika Anda memiliki masalah dengan atasan atau dengan rekan sekerja, sebaiknya selesaikanlah segera. Siapa tahu, masalah itu yang selama ini menjadi pangkal penyebab stres Anda. Cobalah mencari jalan keluar dengan cara berdiskusi mengenai kesalahpahaman yang seringkali terjadi sehingga lingkungan kerjapun terasa nyaman dan menyenangkan bagi Anda.
  9. 9. Berpikir Positif
    Belajarlah untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi dan menyikapi segala permasalahan. Misalnya ketika atasan marah-marah pada Anda, bukan berarti ia sentimen atas hasil kerja Anda. Cobalah berpikir bahwa si bos sedang memberi masukan yang berguna bagi perkembangan kinerja Anda di kemudian hari.
  10. 10. Berusaha Kembali Bersemangat
    Usaha paling mudah adalah berbagi uneg-uneg dengan orang lain (keluarga, teman dekat). Seseorang akan merasa lebih plong ketika sudah berbagi dengan orang lain. Bila Anda perlu bantuan medis, dapat menemui dokter kedokteran jiwa (bergelar Sp.KJ). Bersama mereka, Anda akan dibantu untuk mencari akar masalah dari stres Anda. Ketika masalah itu ditemukan dan diperbaiki, tentunya stres akan berangsur berkurang.
  11. 11. mengatakan pada supervisor Anda mengenai keadaan yang tidak memadai saat bekerja. Perusahaan memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan kondisi kerja yang kondusif bagi para pekerja. Jadi, mengapa harus takut untuk menyampaikannya? Itu adalah hak Anda!

http://www.rumahkusorgaku.wordpress.com

sahabat.nestle

tanyadokteranda.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: